Jurnalis Cilik MIM Dupan Ulas Gobak Sodor: Dari Aturan Main hingga Lokasi Paling Seru
yupan
Kamis, 13 November 2025 22:13 WIB
Surabaya, eNews - Tim jurnalistik MI Muhammadiyah 28 Surabaya (MIM Dupan) yakni Hanifa Syakila Farzana, Nafeeza Rizkya Almaherra, Falenia Savitha Azzahra, dan Keinnara Adene Razky mengulas salah satu permainan tradisional Gobak Sodor, Kamis (13/11/2025)
Permainan tradisional Gobak Sodor terbukti tetap populer di kalangan anak-anak, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana belajar yang efektif.
Hal ini diungkapkan dalam wawancara Nafeeza Rizkya Almaherra kepada Hanifa Syakila Farzana yang membagikan wawasan mendalam tentang permainan yang dikenal luas di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.
Aturan dan Cara Bermain
Menurut Hanifa, Gobak Sodor adalah permainan yang dimainkan secara berkelompok. "Setiap permainan melibatkan dua tim dengan jumlah pemain yang biasanya berkisar antara tiga hingga lima orang per tim," ujarnya.
Tim Penjaga: Bertugas menjaga garis-garis petak di lapangan.
Tim Penyerang: Berusaha melewati semua garis, dari awal hingga akhir.
"Inti dari permainan ini adalah strategi yang dinamis. Tim penjaga harus berusaha menghalangi dan menyentuh lawan yang mencoba melewati garis," terangnya.
"Jika tim penyerang berhasil melewati semua garis tanpa tersentuh, mereka akan mendapatkan poin," imbuh Hanifa.
Lokasi Bermain yang Ideal
Untuk mendapatkan keseruan maksimal, Hanifa menyebutkan bahwa Gobak Sodor paling seru dimainkan di lapangan sekolah atau di halaman rumah yang luas.
"Tempat yang lapang memungkinkan para pemain untuk berlari dan bergerak bebas sesuai strategi yang dibutuhkan," katanya.
Manfaat Utama di Balik Keseruan
Selain memberikan kesenangan, Gobak Sodor menawarkan berbagai manfaat positif, antara lain:
Kesehatan Fisik: Permainan ini melibatkan banyak gerakan seperti berlari dan melompat, sehingga dapat menyehatkan tubuh.
Kerja Sama Tim: Karena dimainkan secara berkelompok, Gobak Sodor sangat melatih kerja sama tim dan kekompakan antaranggota.
Ketangkasan: Permainan ini juga efektif dalam melatih ketangkasan pemain dalam bergerak, menghindar, dan menyentuh.
"Permainan ini menegaskan bahwa Gobak Sodor bukan hanya sekadar permainan lama, tetapi warisan budaya yang kaya akan nilai edukasi dan fisik, menjadikannya kegiatan yang bermanfaat di tengah dominasi permainan modern," pungkasnya.
Baca Lainnya
Wawancara Nesya Aqila Nugroho dengan Bintang Viviano Pabaya: Kisah di Balik Kemenangan Juara Harapan 2 Paskibraka
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 17 Hari
Hebat! Tim Jurnalis Cilik MIM Dupan Wawancarai Para Juara Lomba Tapak Suci yang Sukses Raih Kemenangan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 21 Hari
Wawancara Eksklusif Jurnalis Cilik Hasna Roudlotul Jannah: Kisah Perjuangan Ibu Ima Jual Pentol Demi Nafkah
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Jurnalis Cilik SDM 22 Kupas Tuntas Gobak Sodor: Aturan, Manfaat, dan Pentingnya Melestarikan Budaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Jurnalis Cilik MIM 25 Ulas 'Dolip-dolipan', Permainan Tradisional yang Menguji Ketangkasan dan Strategi
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Wawancara Jurnalis Cilik MIMDATU Ungkap Dedikasi Ustadz Ismul: 18 Tahun Mengabdi, Semangat Bangkitkan Minat Bahasa Arab Siswa
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Laporan Jurnalis Cilik MIM Dupan: Petak Umpet Melatih Fisik, Kognitif, dan Kejujuran Anak Tanpa Gadget
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Belajar Jurnalistik: Siswi SDM 29 Surabaya Jelaskan Cara Tepat Susun Opini
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Tim Paskibra SDM 22 Siap Berlomba, Targetkan Kemenangan!
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
