Kisah Pilu MI Silahul Muslimin: Dinding Papan Bekas dan Lantai Lumpur, Kini Menanti Bangunan Baru
Muriyono
Jumat, 28 November 2025 18:01 WIB
eNews - Di sudut paling sunyi Dusun Koripan, Desa Napis, berdiri sebuah bangunan sederhana yang lebih mirip gubuk daripada sekolah. Dari kejauhan, papan-papan bekas yang menjadi dindingnya tampak rapuh, berlubang. Lantainya hanyalah tanah yang mengeras ketika kemarau dan berubah menjadi lumpur saat hujan. Inilah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Silahul Muslimin, harapan terakhir bagi anak-anak desa terpencil itu untuk tetap bisa belajar.
Sekolah yang berdiri sejak 2021 ini berada jauh dari hiruk-pikuk peradaban. Berjarak 10 kilometer dari permukiman, akses menuju sekolah hanyalah jalan tanah liat yang rusak parah. Jika hujan mengguyur, jalan berubah menjadi kubangan licin, membuat perjalanan anak-anak kecil menjadi perjuangan penuh risiko. Namun, setiap pagi mereka tetap datang, demi sebuah masa depan.
Bangunan Madrasah Ibtidaiyah ini tak layak pakai, namun tetap tegak karena cinta dan semangat masyarakat. Berawal dari inisiatif Pak RT dan warga, mereka lalu bergotong royong mendirikan ruang belajar seadanya. Papan bekas musholla dijadikan dinding, kayu-kayu tipis menjadi tiang penyangga, dan atap dari asbes dipasang untuk melindungi mereka dari panas dan hujan. Sebanyak 56 siswa-siswi, dari kelas 1 hingga 5, belajar di dalam ruangan yang jauh dari kata aman.
Di tengah kondisi memprihatinkan itu, berdirilah sosok pendidik penuh dedikasi, Bapak M. Imam Fitroh, S.Pd. Dengan latar pendidikan dari Kampus Al Hikmah Surabaya, ia memilih mengabdi di tempat terpencil ini. Setiap hari ia bersama 6 guru menemani para muridnya, mengajar di ruangan yang hampir rubuh, dengan peralatan seadanya, namun hati penuh keikhlasan.
Sebagai lembaga yang menaungi, Yayasan Subulul Huda melalui pembinanya, Bapak Sulaiman, terus mencari jalan agar madrasah ini kelak mendapatkan bangunan yang lebih layak. Namun keterbatasan dana membuat harapan itu terus tertunda.
Hari ini, sebuah titik terang akhirnya muncul. Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Nurul Hayat Bojonegoro, Gresik dan Tuban datang langsung mengunjungi MI Silahul Muslimin. Mereka melihat sendiri kondisi memilukan bangunan sekolah, menyaksikan anak-anak belajar di bawah ancaman runtuhnya dinding dan atap.
Kunjungan itu tidak sekadar menyaksikan—tetapi juga membawa harapan besar. Pihak Nurul Hayat insyaAllah akan segera menindaklanjuti dan memulai pembangunan gedung madrasah yang layak, agar anak-anak di Dusun Koripan akhirnya memiliki tempat yang aman dan manusiawi untuk menimba ilmu.
Di tengah kerasnya kehidupan pelosok, kehadiran Lasnaz Nurul Hayat menjadi lentera baru. Warga pun tak mampu menahan haru; impian yang sejak lama tertahan kini perlahan menemukan jalannya.
MI Silahul Muslimin, madrasah yang lahir dari kepedihan dan semangat gotong royong, akhirnya mulai melihat masa depan yang lebih terang.
"Kami mengajak kepada donatur setia NH dan para dermawan, untuk bergotong royong membangun Madrasah ini. ada secercah harapan besar untuk siswa-siswi memiliki tempat belajar yang layak. semoga setelah dibangun, semakin banyak anak-anak yang menimba ilmu di MI ini," pungkasnya.
Baca Lainnya
Polres Pasuruan Peringati Hari Jadi Reserse ke-78 dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Jam
IPM Kids SD Muhammadiyah 2 Surabaya Galang Donasi untuk Korban Banjir di Sumatera
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Malam Puncak HUT ke-61 DPD Partai Golkar Gresik Gelar Istighosa dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Banjir
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 6 Hari
Amalkan Janji Pelajar, Siswa SMAMX Surabaya Rela Berkorban dan Menolong Sesama Korban Bencana
- 1 Suka .
- 0 Komentar .
- 8 Hari
DPD PSI Surabaya Gelar JKWaerobic Peduli Sesama, Targetkan 500 Peserta untuk Donasi Bencana
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 10 Hari
Rayakan Milad ke-113, Rumah Sakinah Muhammadiyah Berbagi dan Santuni Warga Binaan serta Ojek Online Perempuan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 23 Hari
Rayakan Ulang Tahun ke-9, Sego Rongewu Gelar Roadshow Sosial di Desa Difabel Ponorogo
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 24 Hari
IKMA SERGAI Nyalakan Semangat Baru Lewat Camping Fun 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 25 Hari
Kolaborasi Nurul Hayat dan BMT Mandiri Sejahtera Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Buruh Cuci Gresik
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 29 Hari
