Perkuat Logistik Jatim, Arus Peti Kemas Internasional TPS Tumbuh Sepanjang 2025

Armand
Senin, 5 Januari 2026 19:54 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja operasional yang solid. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pada Senin (5/1/2026), TPS berhasil mencatatkan pertumbuhan arus peti kemas yang positif di penghujung tahun, didukung oleh peningkatan kunjungan kapal dan efisiensi layanan.

​Pertumbuhan Signifikan di Bulan Desember

​Menutup kuartal terakhir, TPS mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 4,03% pada bulan Desember 2025 (month-on-month). Volume peti kemas melonjak dari 132 ribu TEUs pada November menjadi 138 ribu TEUs di bulan Desember.

​Kontribusi utama berasal dari sektor internasional yang mencapai 130 ribu TEUs, disusul sektor domestik sebesar 8 ribu TEUs. Secara spesifik, aktivitas perdagangan luar negeri menunjukkan tren positif:

  • Ekspor: Tumbuh 5% menjadi 62 ribu TEUs.
  • Impor: Naik 2,98% menjadi 68 ribu TEUs.

​Kinerja Tahunan dan Dominasi Pasar

​Secara kumulatif (Januari-Desember 2025), arus peti kemas internasional di TPS mencapai 1,509 juta TEUs, naik tipis 0,06% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski total arus peti kemas (gabungan internasional dan domestik) terkoreksi tipis 0,45% menjadi 1,57 juta TEUs akibat ketidakseimbangan volume kapal domestik, TPS tetap menguasai pasar dengan sangat dominan.

​Hingga akhir tahun 2025, TPS berhasil mempertahankan market share sebesar 83% untuk peti kemas internasional di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak. Selain itu, jumlah kunjungan kapal meningkat 5,43%, dari 1.215 menjadi 1.281 kunjungan.

​Efisiensi Operasional di Atas Standar

​Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menjelaskan bahwa peningkatan ini didukung oleh keandalan infrastruktur, termasuk dermaga internasional sepanjang 1.000 meter dan 12 unit e-CC yang canggih.

​Produktivitas bongkar muat TPS tercatat rata-rata mencapai 52 box/ship/hour, melampaui standar minimum yang ditetapkan Kementerian Perhubungan (KSOP Utama Tanjung Perak) sebesar 48 box/ship/hour.

​Apresiasi dari Pelaku Usaha

​Kualitas layanan TPS mendapat apresiasi tinggi dari para pengguna jasa. Wakil Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jawa Timur, Boy George Rahman, menyoroti efisiensi waktu pengiriman di TPS.

​"Kami sangat mengapresiasi layanan receiving peti kemas ekspor di TPS. Truck Round Time (TRT) kini berada di bawah 30 menit, sehingga sangat meningkatkan efisiensi waktu bagi para eksportir. Kami berharap layanan ini terus ditingkatkan," ujar Boy.

​Dengan pencapaian ini, TPS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pilar utama kelancaran arus logistik internasional di Jawa Timur melalui layanan yang andal, cepat, dan transparan.

Poin Utama Laporan TPS 2025:

  • Total Peti Kemas Des '25: 138.000 TEUs.
  • Kunjungan Kapal: 1.281 Call (Naik 5,43%).
  • Pangsa Pasar Internasional: 83% di Tanjung Perak.
  • Kecepatan Truk (TRT): Di bawah 30 menit.

Baca Lainnya