Perkuat Nilai Nasionalisme, Batuud Koramil Tangen Beri Pembekalan Bela Negara kepada Guru TK dan Tokoh Masyarakat

Armand
Rabu, 7 Januari 2026 16:41 WIB
Istimewa

 

Sragen, eNews – Dalam rangka menanamkan semangat cinta tanah air sejak usia dini, Bintara Tata Usaha dan Urusan Dalam (Batuud) Koramil 10/Tangen Kodim 0725/Sragen, Peltu Nurdin, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan pembekalan materi Bela Negara. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung KPRI Desa Dukuh, Kecamatan Tangen, pada Rabu (07/01/2026).

​Kegiatan ini menyasar para guru Taman Kanak-Kanak (TK) serta Tokoh Masyarakat (Tomas) sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa di lingkungan pendidikan dan sosial.

​Bela Negara Tidak Harus Angkat Senjata

​Dalam paparannya, Peltu Nurdin menekankan bahwa konsep bela negara di era modern memiliki cakupan yang sangat luas. Ia meluruskan pandangan bahwa bela negara tidak selalu berkaitan dengan aksi militer atau angkat senjata.

​"Bela negara dapat diwujudkan melalui sikap disiplin, saling menghormati, menjaga kelestarian lingkungan, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa. Bagi anak usia dini, nilai-nilai ini harus disampaikan dengan cara yang menyenangkan," ujar Peltu Nurdin.

 

​Strategi Pendidikan Karakter Usia Dini

​Peltu Nurdin mendorong para guru untuk mengintegrasikan nilai patriotisme ke dalam kurikulum bermain sambil belajar. Beberapa poin praktis yang disampaikan meliputi:

  • Metode Kreatif: Menanamkan rasa cinta tanah air melalui lagu-lagu nasional, permainan tradisional, dan cerita kepahlawanan.
  • Aksi Nyata di Sekolah: Pembiasaan upacara bendera yang khidmat, menjaga kebersihan kelas, serta mematuhi aturan sekolah sebagai bentuk disiplin dasar.
  • Sikap Toleransi: Menumbuhkan rasa saling menghargai perbedaan sejak dini sebagai fondasi kerukunan berbangsa.

​Respons Positif Peserta

​Kehadiran personel TNI sebagai narasumber mendapat apresiasi tinggi dari para peserta. Para guru TK mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai metode kreatif dalam mengajarkan nasionalisme yang sesuai dengan psikologi perkembangan anak.

​Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para guru dan tokoh masyarakat mampu menjadi perpanjangan tangan TNI dalam menjaga keutuhan NKRI melalui penguatan karakter dan mentalitas generasi muda di wilayah Kecamatan Tangen.

Baca Lainnya