Rayakan Milad ke-58, SD Muhammadiyah 12 Surabaya Tekankan Kepedulian Sosial dan Sinergi Parenting di Era Digital

yupan
Sabtu, 31 Januari 2026 07:43 WIB
Dubes Berbagi, Sebagai bentuk kepedulian sosial, sekolah mengundang warga di sekitar kawasan Dupak Jaya untuk menerima bantuan paket sembako. (Yuda/eNews)

Surabaya, eNews - SD Muhammadiyah 12 (SDM Dubes) Surabaya tengah bersukacita merayakan miladnya yang ke-58 tahun. Perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat syiar dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar Dupak Jaya, Surabaya.

​Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 12 Surabaya, Lin Hidayati, S.Pd., menyampaikan bahwa melalui peringatan milad ini, sekolah ingin menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang bermanfaat bagi lingkungan.

​"Kami ingin mensyiarkan kepada masyarakat bahwa keberadaan SD Muhammadiyah 12 Surabaya alhamdulillah bisa memberikan kontribusi terkait pendidikan dan kebermanfaatan bagi warga sekitar," ujarnya.

Tiga Rangkaian Kegiatan Utama

​Kemeriahan milad ke-58 ini dikemas dalam tiga agenda besar yang melibatkan seluruh elemen sekolah dan warga:

Pertama, ​Jalan Sehat: Diikuti oleh sekitar 450 peserta yang terdiri dari seluruh siswa, wali murid, serta jajaran ustaz dan ustazah. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kebugaran fisik keluarga besar sekolah.

Kedua, ​Dubes Berbagi: Sebagai bentuk kepedulian sosial, sekolah mengundang warga di sekitar kawasan Dupak Jaya untuk menerima bantuan paket sembako. Program ini diharapkan dapat meringankan beban sesama dan memperkuat hubungan baik antara sekolah dengan lingkungan sekitar.

Ketiga, ​Parenting Wali Murid: Agenda ini menjadi salah satu pilar penting dengan mengusung tema "Penggunaan Gawai Secara Bijak". Fokus utamanya adalah mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak di era digital.

Sinergi Sekolah dan Orang Tua di Era Digital

​Dalam agenda parenting, Bu Lin menekankan pentingnya kesadaran orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi. Sekolah berupaya menyelaraskan peran antara guru dan keluarga agar anak-anak tetap tumbuh menjadi generasi yang tangguh.

​"Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran orang tua tentang pengasuhan di era digital saat ini, serta menyelaraskan peran sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi Qurani yang berakhlakul karimah," imbuhnya.

Harapan di Usia ke-58

​Memasuki usia yang lebih dari setengah abad, SD Muhammadiyah 12 Surabaya memiliki visi besar untuk terus berkembang. Bu Lin berharap sekolah yang dipimpinnya semakin dikenal luas dan konsisten melahirkan lulusan yang berkualitas.

​"Kami berharap SD Muhammadiyah 12 Surabaya semakin maju dan dikenal masyarakat. Semoga sekolah kami tetap bisa mencetak generasi-generasi Qurani yang memiliki karakter Islami, cerdas, dan berakhlakul karimah," pungkasnya.

Baca Lainnya