Sosialisasi Empat Pilar di Tangerang Selatan, MPR RI Tegaskan Persatuan Modal Utama Membangun Bangsa
M Arif'an
Rabu, 26 November 2025 19:41 WIB
Tangerang, eNews - “Kita bersyukur memiliki tokoh Islam yang berjasa besar dalam meletakan dasar negara. Ki Bagus Hadikusumo dan Wahid Hasyim adalah anggota BPUPKI yang merumuskan adanya Piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal Negara Indonesia", ujar Abidin Fikri, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI.
Abidin mengutip surat Al Imron 103 : Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai. “Jadi persatuan adalah modal utama membangun bangsa”, tegas Abidin yang juga wakil ketua Komisi VIII DPR RI.
Hal itu disampaikan saat acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, kerjasama dengan Al Wasath Institute, di Serpong Tangerang, Rabu (26/11).
Pembicara lain Ahmad Labib, Anggota Badan Sosialisasi MPR menyampaikan pentingnya pemahaman dan penerapan atas adanya Falsafah Pancasila. "Berbicara soal Pancasila yang merupakan Falsafah Negara Indonesia, ini adalah jati diri bangsa Indonesia. Pancasila adalah keinginan bersama masyarakat Indonesia", ujar Labib menambahkan.
Selanjutnya, Wihadi Wiyanto menyampaikan. "Program Sosialisas Empat Pilar ini menjadi momentum untuk memberikan pemahaman dan menyebarluaskannya. Indonesia adalah negara yang kita semua setuju berdiri sebagai satu kesatuan negara dan bangsa," ujar Wihadi yang juga anggota MPR RI.
Dihadapan para guru PAI dan PPKN SLTA se Tangerang Selatan, Direktur Eksekutif Al Wasath Institute, Faozan Amar menyampaikan bahwa Implementasi Pemahaman Empat Pilar MPR RI dapat digunakan dengan metode Pembelajaran Mendalam.
"Karena Berfokus pada pemahaman nilai-nilai inti secara holistik dan aplikatif, mengintegrasikan pilar ke dalam kehidupan nyata, internalisasi nilai bukan hanya hafalan teoritis dan memastikan nilai tersebut berfungsi dengan baik”, papar Faozan.
Ketua panitia Muhammad Ikhwan, alasan pentingnya acara sosialisasi; “Salah satu tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara yang kian modern dan global, yakni adanya pergeseran karakter dan jatidiri bangsa Indonesia”, ujarnya.
Acara dipandu moderator Korry El Yana dan diikuti juga oleh para aktifis pelajar dan mahasiswa (MIA)
Baca Lainnya
DQ Dirikan Posko Darurat dan Dapur Umum serta Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Operasi Zebra Semeru 2025 di Gresik Diperketat, ETLE Incar Mobile Bidik 75 Pelanggaran dalam Sehari
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 5 Hari
Wakil Ketua KPAI Serukan Muhammadiyah Transformasi Gerakan Sosial, Lawan 'Industri Candu' Perusak Anak
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 5 Hari
PCIM Britania Raya dan Irlandia Kumpul Bareng Rayakan Milad ke-113 Muhammadiyah
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 5 Hari
Bakesbangpol dan FKUB Surabaya Gelar Kemah Pemuda Lintas Agama, Jaga Surabaya Tetap Rukun dan Harmoni
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 6 Hari
Viral Governance: Apakah Pemerintahan Sekarang Bergantung pada Trending Topic?
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 11 Hari
Sosok Muda Potensial Achmad Fuad Hasyim Jadi Harapan Baru dalam Musyda KNPI Kabupaten Pasuruan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 11 Hari
Luar Biasa! Kontingen MI Muhammadiyah 25 Borong 32 Medali di Kejurnas Tapak Suci di Surabaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 11 Hari
Luar Biasa! SD Muda Surabaya Sabet Peringkat 7 di Kejuaraan Tapak Suci Chusnan David Cup 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 12 Hari
