Arus Mudik Nataru 2025/2026 Sukses, Penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Naik 2,16 Persen

Armand
Senin, 12 Januari 2026 16:41 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (12/01/2026). Penutupan ini menandai keberhasilan koordinasi lintas instansi dalam melayani lonjakan penumpang selama 22 hari masa operasional.

​Berdasarkan data laporan penyelenggaraan, total penumpang yang melintas di Pelabuhan Tanjung Perak tercatat sebanyak 117.702 jiwa, naik sebesar 2,16 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya yang berjumlah 115.210 jiwa.

​Tren Penumpang dan Rute Favorit

​Selama periode 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, tercatat pergerakan kapal mencapai 177 kedatangan dan 177 keberangkatan. Beberapa poin penting dalam statistik penumpang tahun ini meliputi:

  • Puncak Arus Naik: Terjadi pada 22 Desember 2025 (H-3) dengan 4.910 penumpang.
  • Puncak Arus Turun: Terjadi pada 28 Desember 2025 (H+3) dengan 5.086 penumpang.
  • Rute Utama: Makassar menjadi destinasi terfavorit untuk keberangkatan (23,34%), sementara Lembar menjadi pelabuhan asal penumpang turun terbanyak (21,91%). Rute Balikpapan juga tetap menjadi pilihan populer.
  • Operator Dominan: PT Dharma Lautan Utama melayani porsi terbesar penumpang, yakni mencapai 59,46 persen atau sebanyak 69.984 jiwa.

​Strategi Layanan dan Pemisahan Zona

​Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, Terminal GSN melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga kenyamanan pengguna jasa. Penambahan kapasitas ruang tunggu sementara serta penyediaan ruang tunggu prioritas bagi ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas menjadi prioritas utama.

​General Manager Kalimas dan Gapura Surya Nusantara, Ana Adiliya, menekankan bahwa manajemen juga berhasil menjaga kelancaran logistik di tengah padatnya arus penumpang.

“Penerapan pemisahan zona operasional terbukti efektif. Pelayanan penumpang dan kegiatan bongkar muat barang tetap berjalan secara paralel tanpa saling mengganggu,” jelas Ana.

​Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Pelindo, KSOP, TNI-Polri, Basarnas, BMKG, dan instansi lainnya. "Kenaikan jumlah penumpang adalah indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut," imbuhnya.

​Apresiasi Keamanan dan Keselamatan

​Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, S.T., M.T., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, selamat, dan terkendali.

​“Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem pengendalian operasional dan kesiapan sarana prasarana sudah berjalan efektif. Sinergi seluruh pihak di Posko Terpadu menjadi kunci utama suksesnya penyelenggaraan Nataru tahun ini,” ujar Agustinus.

​Dengan berakhirnya masa posko ini, Pelindo Regional 3 berkomitmen untuk terus mempertahankan standar pelayanan prima di Pelabuhan Tanjung Perak, baik dalam periode libur panjang maupun operasional harian, demi kenyamanan seluruh pengguna jasa maritim.

Baca Lainnya