Buka TMMD Reguler ke-127, Bupati Wonogiri: Ini Kekuatan Luar Biasa Membangun Desa

Agus Suyono
Selasa, 10 Februari 2026 17:02 WIB
Istimewa

 

Wonogiri, eNews – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali membuktikan diri sebagai pilar utama pemerataan pembangunan di Kabupaten Wonogiri. Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, secara resmi membuka TMMD Reguler ke-127 Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Selasa (10/02).

​Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, melainkan solusi nyata dalam menghadirkan fasilitas yang meningkatkan kesejahteraan warga.

​Sinergi Anggaran dan Gotong Royong

​Pelaksanaan TMMD kali ini mencatatkan kolaborasi pembiayaan yang kuat dari berbagai lini. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp1.004.000.000 (1 Miliar 4 Juta Rupiah), yang bersumber dari:

  • APBD Provinsi Jawa Tengah: Rp186 Juta
  • APBD Kabupaten Wonogiri: Rp768 Juta
  • Swadaya Masyarakat: Rp50 Juta

​Bupati Setyo Sukarno menekankan bahwa angka tersebut adalah bentuk investasi sosial untuk memicu kemajuan desa. "Sinergitas antara Pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat inilah yang menjadi kekuatan luar biasa untuk mewujudkan kemajuan di Kabupaten Wonogiri," tegasnya.

​Sasaran Fisik dan Non-Fisik

​Program TMMD ke-127 ini akan menyasar pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat Desa Kembang, meliputi:

  1. Infrastruktur Jalan: Pembangunan rabat jalan dan talud untuk memperlancar akses ekonomi.
  2. Fasilitas Ibadah: Rehabilitasi masjid agar lebih representatif bagi jamaah.
  3. Kebutuhan Air Bersih: Pembangunan sumur bor guna menjamin ketersediaan air.
  4. Pembangunan Non-Fisik: Edukasi wawasan kebangsaan, sadar hukum, bahaya narkoba, hingga program kesehatan dan Keluarga Berencana (KB).

​Pesan "Melu Handarbeni"

​Ada pesan menyentuh yang disampaikan Bupati kepada warga Desa Kembang. Ia meminta masyarakat untuk menumbuhkan rasa "Melu Handarbeni" atau rasa ikut memiliki terhadap hasil pembangunan yang sedang dikerjakan.

​"Saya berharap seluruh proyek ini nantinya dirawat sebaik mungkin. Mari kita hilangkan kesan bahwa TMMD hanyalah rutinitas. Niatkan ini sebagai upaya menghadirkan manfaat demi kesejahteraan bersama," imbuhnya.

 

​TMMD Spesial di Bulan Ramadan

​Mengingat sebagian pelaksanaan TMMD kali ini akan bersinggungan dengan Bulan Suci Ramadan 1447 H, Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai ladang ibadah dan edukasi bagi masyarakat.

​Diharapkan, TMMD Reguler ke-127 di Wonogiri ini mampu menjadi model TMMD terbaik yang tidak hanya membangun fisik desa, tetapi juga membangkitkan kembali semangat rela berkorban dan jiwa gotong-royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Baca Lainnya