Camat Bulak Beri Apresiasi Tinggi Gelaran ‘Kampung Ramadan Sukolilo Baru’: Momentum Kolaborasi dan Kebangkitan Ekonomi

yupan
Rabu, 18 Februari 2026 19:05 WIB
Camat Bulak, Hudaya, S.STP., M.Si. mengapresiasi gelaran ‘Kampung Ramadan Sukolilo Baru’: Momentum Kolaborasi dan Kebangkitan Ekonomi. (Yuda/eNews)

Surabaya, eNews - Semangat kolaborasi menyeruak di kawasan pesisir Surabaya saat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sukolilo resmi membuka gelaran "Kampung Ramadhan Sukolilo Baru 2026". Acara yang mengusung tema "Ramadhan Berkolaborasi Menebar Kebaikan" ini direncanakan berlangsung meriah selama tiga pekan ke depan.

​Acara pembukaan yang berlangsung khidmat pada Rabu (18/02) di area Masjid Sholihin ini dihadiri langsung oleh Camat Bulak, Hudaya, S.STP., dan Lurah Sukolilo Baru, Rukayah, S.M. Kehadiran para pemangku kebijakan ini mempertegas dukungan instansi pemerintahan terhadap kegiatan kemasyarakatan yang digagas oleh Muhammadiyah.

Wadah Baru yang Lebih Solid

​Dalam sambutannya, Ketua Panitia Kampung Ramadhan Sukolilo Baru, Moch. Irsyad, S.T., mengungkapkan bahwa meskipun kegiatan serupa pernah dilakukan secara parsial oleh masing-masing Organisasi Otonom (Ortom) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), tahun ini menjadi tonggak sejarah baru.

​"Tahun ini cukup spesial karena seluruh potensi Muhammadiyah, baik AUM maupun Ortom, dijadikan satu bingkai besar bernama Kampung Ramadhan Sukolilo Baru," ujar Irsyad penuh semangat.

Tiga Pilar Kegiatan

​Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada ibadah ritual, tetapi dirancang dengan menyentuh tiga unsur utama, diantaranya;

Pertama, Pendidikan dan Keagamaan: Berbagai kajian senja, lomba adzan, hingga qiroah bagi anak-anak.

Kedua, Sosial Pemberdayaan: Bakti sosial berupa pembagian sembako untuk anak yatim dan dhuafa.

Ketiga, ​Kreativitas dan Ekonomi: Bazar UMKM khas Sukolilo yang diharapkan menjadi daya tarik wisata bagi warga Surabaya maupun luar kota.

Magnet Wisata dan Dakwah

​Irsyad menekankan bahwa, salah satu target besar dari acara ini adalah menjadikan Kampung Sukolilo Baru sebagai magnet wisatawan. Dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk para nelayan setempat dalam berbagai perlombaan, diharapkan ekonomi lokal dapat bergerak lebih cepat.

​"Kami ingin kampung kelahiran kita ini berkembang dan maju. Kampung Ramadhan ini harus menjadi sarana dakwah sekaligus penggerak kreativitas dan ekonomi warga," tambahnya.

Sinergi Tanpa Batas

​Acara yang didukung oleh berbagai pihak seperti LSBO, Lazismu, dan entitas lainnya ini akan menyuguhkan kurang lebih 22 jenis kegiatan. Mulai dari Patrol Islami dini hari, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga Tabligh Akbar sebagai penutup rangkaian acara pada pertengahan Maret mendatang.

​Di akhir sambutannya, Moch. Irsyad mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan hingga RT/RW, untuk terus menyokong kegiatan ini demi kemaslahatan bersama di bulan suci yang penuh berkah.

Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi dari Camat Bulak, Hudaya, S.STP., M.Si.

Dalam sambutannya, Hudaya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Ia menilai bahwa acara tersebut bukan sekadar perayaan rutin di bulan suci, melainkan wujud nyata sinergi antar elemen masyarakat.

Lebih dari Sekadar Bazar

​Hudaya menekankan bahwa Kampung Ramadan ini memiliki dampak yang luas, terutama dalam sektor ekonomi lokal.

​"Kegiatan ini bukan hanya sekadar bazar. Di dalamnya terdapat rangkaian ibadah serta upaya nyata dalam pemberdayaan ekonomi wilayah. Ini sejalan dengan program pemerintah untuk terus menebar kebaikan dari sisi ekonomi maupun sosial," ujar Hudaya di hadapan para tokoh masyarakat dan warga yang hadir.

Inspirasi dari Kampung Pancasila

​Menariknya, Camat Bulak juga mengaitkan semangat kolaborasi ini dengan konsep Kampung Pancasila yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Ia berharap nilai-nilai toleransi dan tolong-menolong yang terpancar selama bulan Ramadan ini tidak berhenti saat Idul Fitri tiba.

​"Kita tidak perlu menunggu bulan Ramadan saja untuk berbuat baik. Melalui semangat Kampung Pancasila, kita diharapkan bisa terus menebar kebaikan dan membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung secara berkelanjutan," tambahnya.

Harapan untuk Keberlanjutan

​Menutup sambutannya, Ibu Hudaya mendoakan agar seluruh panitia dan warga diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Ia berharap kegiatan ini berjalan sukses, lancar, dan menjadi agenda rutin yang terus berkembang setiap tahunnya.

​"Semoga kita semua mendapatkan pahala yang setimpal dan keberkahan dari Allah SWT. Mari kita jadikan Sukolilo Baru sebagai contoh wilayah yang rukun, toleran, dan mandiri secara ekonomi," pungkasnya.

Baca Lainnya