Cerita Empat Jurnalis Cilik: Kisah Seru di Balik Sulitnya Membangun Kemah Persahabatan MIM Dupan 

yupan
Kamis, 22 Januari 2026 14:13 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – Keceriaan terpancar dari halaman sekolah SD Muhammadiyah 28 (MIM Dupan) Surabaya pada Kamis, 22 Januari 2026. Seorang jurnalis cilik, Keinnara Adena Rasky, membagikan kisah unik tentang perjuangan ia dan teman-temannya saat mencoba mendirikan sebuah kemah yang ternyata tidak semudah dibayangkan.

​Tantangan Membangun Kemah

​Kegiatan bermain yang awalnya terlihat sederhana berubah menjadi petualangan penuh tantangan. Keinnara menceritakan bahwa proses mendirikan kemah tersebut cukup sulit dan membutuhkan usaha ekstra dari seluruh anggota kelompok.

​Dalam catatan jurnalnya yang berjudul "Proses Bikin Kemah yang Sulit", Keinnara menjelaskan bahwa kerja sama tim menjadi kunci utama agar tempat bernaung mereka bisa berdiri tegak.

​Karakter Unik di Balik Layar

​Keberhasilan membangun kemah ini tidak lepas dari peran teman-teman Keinnara yang memiliki kepribadian beragam, di antaranya:

  • Humaira Azzahra (Rara): Bertindak sebagai tokoh utama yang memimpin proses pembuatan kemah.
  • Safira Putri Maharani: Teman yang dikenal tegas dan terkadang suka marah, namun ternyata sangat rajin membantu hingga pekerjaan selesai.
  • Falenia Savita Azzahra: Teman yang tetap tenang dan santai di tengah hiruk-pikuk sulitnya membangun kemah.

​Akhir yang Manis dan Seru

​Meski sempat diwarnai dengan kesulitan dan berbagai ekspresi emosi, rasa lelah mereka terbayar lunas. Seluruh jurnalis cilik ini saling bahu-membahu hingga akhirnya kemah tersebut berhasil berdiri.

​"Kita suka membantu bikin kemahnya. Seru deh!" tulis Keinnara dengan penuh kegembiraan dalam laporan jurnalnya.

​Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi para siswa kelas 1 MIM 28 bahwa sesuatu yang sulit akan terasa lebih mudah dan menyenangkan jika dikerjakan bersama-sama dengan sahabat.

Laporan Oleh:

Keinnara Adena Rasky

Jurnalis Cilik MIM 28 Surabaya

Baca Lainnya