Dua Insiden Gangguan Operasional di Surabaya, KAI Daop 8 Sampaikan Permohonan Maaf atas Keterlambatan KA
Armand
Kamis, 5 Februari 2026 10:51 WIB
Surabaya, eNews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api pada Rabu, 4 Februari 2026. Hal ini merupakan dampak dari dua gangguan operasional yang terjadi di lokasi berbeda di wilayah Daop 8.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, memastikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah penanganan cepat dan terukur untuk memulihkan normalisasi jalur.
Kronologi Dua Gangguan Operasional
Berdasarkan data resmi KAI, gangguan pertama terjadi pada sore hari dan gangguan kedua pada malam hari:
- Muatan Truk Terjatuh (Pukul 15.20 WIB): Terjadi di perlintasan (JPL) No. 398 antara Stasiun Kandangan – Stasiun Tandes. Muatan kendaraan truk terjatuh dan menghalangi rel. Petugas segera melakukan sterilisasi, hingga akhirnya jalur hulu aman pada pukul 15.33 WIB dan jalur hilir normal pada pukul 16.02 WIB. Kejadian ini sempat menghambat perjalanan KA Barang (Priukmas Cargo).
- KA Sembrani Temper Mobil (Pukul 21.10 WIB): Insiden lebih serius terjadi di perlintasan swadaya masyarakat (JPL 266) antara Stasiun Pucuk – Stasiun Gembong. KA 41 (Sembrani) menemper sebuah kendaraan mobil yang menyebabkan jalur hilir sempat terhalang. Petugas melakukan pemeriksaan sarana secara menyeluruh untuk memastikan keselamatan penumpang sebelum melanjutkan perjalanan.
Daftar KA yang Mengalami Keterlambatan
Insiden di petak Pucuk – Gembong berdampak signifikan pada jadwal perjalanan beberapa rangkaian kereta api, antara lain:
- KA 41 (Sembrani): Terlambat 245 menit.
- KA 303 (Parcel Utara): Terlambat 160 menit.
- KA 483 (CL Jenggala): Terlambat 152 menit.
- KA 253 (Kertajaya): Terlambat 45 menit.
- KA 145 (Blambangan): Terlambat 44 menit.
- KA 165 (Dharmawangsa): Terlambat 25 menit.
Komitmen Keselamatan dan Evaluasi
KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan keprihatinan mendalam serta belasungkawa kepada pihak yang terdampak atas insiden yang melibatkan KA Sembrani.
"KAI telah melakukan langkah penanganan sesuai prosedur keselamatan, mulai dari pengamanan lokasi, evakuasi, hingga pemeriksaan sarana dan prasarana. Prioritas utama kami adalah memastikan jalur kembali aman bagi pelanggan," tegas Mahendro.
Himbauan bagi Masyarakat
Pihak KAI kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang. Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas di sepanjang jalur rel karena risiko tinggi yang berkaitan dengan nyawa dan kelancaran transportasi publik.
KAI berkomitmen untuk terus mengevaluasi kejadian ini demi meminimalkan potensi gangguan di masa mendatang dan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.
Baca Lainnya
Jamin Keselamatan Mudik 2026, DJKA dan KAI Daop 8 Surabaya Rampungkan Inspeksi Ratusan Sarana Kereta Api
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 9 Jam
Sinergi KAI-Pemerintah Perkuat Koridor Sukabumi–Bogor–Cianjur: Penumpang Naik Pesat, Ekonomi Wilayah Terangkat
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Wajah Baru KA Gajayana: Gunakan Rangkaian New Generation, Perkuat Koneksi Ekonomi dan Wisata Malang–Jakarta
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Update Tiket Lebaran 2026: 320 Ribu Tiket Ludes, KAI Pastikan Keberangkatan H-3 dan H-2 Masih Tersedia
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Mudik Lebaran 2026: 31 Ribu Tiket KAI Daop 8 Surabaya Ludes Terjual, Puncak Arus Mudik Mulai Terpetakan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Nilai Barang Tertinggal Capai Rp1,6 Miliar, KAI Daop 8 Surabaya Amankan 2.649 Barang Sepanjang 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 9 Hari
KAI Daop 8 Pasang Blok Rel di Wonokromo, Jalan Ahmad Yani Surabaya Ditutup Bergantian Malam Ini
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 11 Hari
KAI Daop 8 Surabaya Buka Penjualan Tiket Lebaran 2026 Mulai 25 Januari, Masyarakat Diimbau Mudik Terencana
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 13 Hari
Libur Panjang Isra Mikraj, 176 Ribu Penumpang Padati Kereta Api di Wilayah Daop 8 Surabaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 15 Hari
