Gebrakan "Eco Action Project": Siswa Spemgalas Sulap Ballroom Kaza City Mall Jadi Panggung Inovasi Hijau

yupan
Sabtu, 14 Februari 2026 05:20 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – Pemandangan berbeda terlihat di Ballroom Kaza City Mall pada Kamis (12/02/2026). Bukan sekadar pusat perbelanjaan biasa, area tersebut disulap menjadi ruang pameran karya lingkungan oleh siswa kelas 9 SMP Muhammadiyah 13 Surabaya (Spemgalas). Kegiatan bertajuk "Eco Action Project" ini merupakan puncak ujian praktik yang memadukan kreativitas, kepedulian alam, dan kemampuan akademis.

​Selama tiga pekan sejak 18 Januari lalu, para siswa telah berproses melampaui batas ruang kelas. Mereka tidak hanya menyusun konsep, tetapi juga menciptakan produk fisik ramah lingkungan serta memproduksi video dokumentasi sebagai bentuk pertanggungjawaban karya.

Kolaborasi Strategis dengan Mahasiswa PPG UM Surabaya

​Proyek tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran para mahasiswa PPG Prajabatan dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya). Kolaborasi antara calon guru masa depan dan siswa Spemgalas ini memberikan warna baru dalam proses pendampingan belajar, mulai dari penggalian ide hingga gelaran karya di hari puncak.

Dari Board Game hingga Presentasi Empat Bahasa

​Pengunjung dan orang tua siswa dibuat takjub dengan deretan produk inovatif yang dipamerkan, antara lain:

  • Board Game Edukasi Lingkungan: Media belajar menjaga bumi melalui permainan interaktif.
  • Mading 3D Tematik: Visualisasi artistik yang menggambarkan isu-isu lingkungan terkini.
  • Produk Daur Ulang: Solusi cerdas pengelolaan limbah plastik menjadi barang guna, termasuk tempat sampah dari botol.
  • Taplak Meja Ecoprint: Sentuhan seni alami yang menggabungkan estetika dengan kearifan alam.

​Tak hanya pameran fisik, para siswa ditantang untuk melakukan presentasi menggunakan empat bahasa. Hal ini membuktikan bahwa semangat kepedulian lingkungan dari siswa Spemgalas siap disuarakan hingga level global.

Aksi Nyata di Tengah Krisis Kepedulian Alam

​Kepala SMP Muhammadiyah 13 Surabaya, Sofyanda, memberikan apresiasi tinggi atas capaian anak didiknya. Ia menekankan bahwa proyek ini adalah jawaban atas menurunnya rasa kepedulian terhadap alam di masyarakat.

​"Spemgalas hadir mengajak masyarakat untuk kembali mencintai lingkungan melalui aksi nyata, bukan sekadar teori," ungkapnya.

​Manfaat proyek ini pun dirasakan langsung oleh siswa. Vanno, salah satu siswa kelas 9, mengaku bahwa "Eco Action Project" menjadi titik balik kepercayaan dirinya. "Saya belajar banyak hal, mulai dari berani tampil di depan umum, menghafal teks empat bahasa, hingga belajar menghargai pendapat teman dalam kelompok," ujarnya.

Harapan untuk Masa Depan Bumi

​Menutup rangkaian acara, perwakilan mahasiswa PPG UM Surabaya, Ibu Lira, berharap agar semangat "hijau" ini tidak berhenti di sekolah saja. "Semoga ini menjadi pengalaman belajar yang bermakna dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga bumi bersama-sama," pungkasnya. (Hayatun Nufus)

Baca Lainnya