Gema Al-Qur'an di Graha Sawunggaling: YPM NU Surabaya Sukses Gelar Gebyar Tahfidz Ke-4 untuk PAUD dan TPQ
Armand
Senin, 9 Februari 2026 13:25 WIB
Surabaya, eNews – Lantunan ayat suci Al-Qur'an berkumandang merdu dari ratusan anak usia dini di Graha Sawunggaling, Jalan Jimerto, Surabaya, Sabtu (07/02/2026). Yayasan Pendidikan Muslimat (YPM) NU Surabaya sukses menyelenggarakan Gebyar Tahfidz PAUD dan TPQ Muslimat NU se-Surabaya dengan tema inspiratif: "Cinta Al-Qur'an Sejak Dini, Wujudkan Generasi Qurani".
Kegiatan tahunan yang memasuki tahun keempat ini diikuti oleh sekitar 400 peserta didik. Tahun ini terasa lebih istimewa karena selain melibatkan PAUD, terdapat tujuh lembaga Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang turut ambil bagian, serta dihadiri oleh perwakilan PAC Muslimat dari seluruh kecamatan di Surabaya.
Membangun Fondasi Karakter dan Sosial
Ketua Panitia Gebyar Tahfidz, Hj. Sukesi, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah konkret untuk menggaungkan Al-Qur'an sejak usia dini. Sinergi antara PAC Muslimat di tingkat kecamatan diharapkan semakin memperkuat keberadaan PAUD binaan di bawah naungan YPM NU.
"Tujuannya agar anak-anak di usia dini terbiasa melantunkan ayat suci secara sederhana, sehingga hidup mereka tetap berprinsip pada Al-Qur'an dan Al-Hadits. Kita siapkan mereka menjadi generasi Rabbi Rodhiyah, generasi emas 2045 yang diridhoi Allah dunia dan akhirat," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua 3 Bidang Pendidikan PAUD Muslimat NU Surabaya, Hj. Dra. Suhartin, menekankan bahwa menghafal Al-Qur'an adalah metode terbaik untuk memberikan motivasi dan fondasi akhlakul karimah kepada anak-anak.
Pemahaman Makna: Belajar Empati dari Al-Maun
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Muslimat NU Kota Surabaya, Hj. Dra. Lilik Fadilah, M.Pd. Ia menekankan bahwa Gebyar Tahfidz bukan sekadar ajang menghafal, tetapi juga sarana menanamkan kepahaman isi kandungan ayat.
"Luar biasa, acara ini harus terus kita lakukan. Jika anak sudah menghafal, misalnya Surat Al-Maun, mereka juga harus paham isinya. Kepahaman terhadap nilai sosial dalam surat tersebut penting agar anak-anak memiliki rasa empati terhadap temannya sejak dini," tegas Lilik Fadilah.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan Pemerintah Kota Surabaya terhadap kegiatan keagamaan seperti ini menjadi angin segar bagi terciptanya kota yang jaya dan aman.
Visi Kolaborasi demi Surabaya Jaya
Kegiatan ini ditutup dengan harapan besar agar seluruh Taman Kanak-kanak (TK) di Surabaya, khususnya yang berada di bawah naungan Ahlusunnah Wal Jamaah, dapat saling berkolaborasi dalam mengadakan kegiatan keagamaan serupa.
Dengan penanaman nilai agama yang kuat sejak dini, YPM NU Surabaya optimis dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan spiritual yang kokoh untuk memimpin bangsa di masa depan.
Baca Lainnya
Perkuat Jejaring Global, Direktur Smamita Kunjungi Konjen China Bahas Kerja Sama Pendidikan Guangzhou
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Jam
Borong Prestasi di Tingkat Provinsi, Santri SMP DAFI Sidoarjo Cetak Sejarah di TKA Competition 2026
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 13 Jam
Peringati Hari Pers Nasional, MI Muhammadiyah 25 Surabaya Cetak Generasi
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Sambut Rakor K3S, 31 SD di Krembangan Matangkan Program Unggulan dan Inovasi Pembelajaran Abad-21
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Tatap Masa Depan, MI Muhammadiyah 25 Kenjeran Matangkan Strategi Lima Tahun di Raker AUM Prigen
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Klimaks Artistik di SD Muhammadiyah 26 Surabaya: Dari Tabuhan Gamelan hingga Lukisan di Atas Tote Bag
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Perkuat Karakter Siswa, SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya Bedah Isu LGBTQIA+ dalam Pembinaan Mental-Spiritual
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Pupuk Kreativitas dan Kedekatan, Kodim 0725/Sragen Bersama Yayasan Kartika Jaya Gelar Lomba Mewarnai Dandim Cup
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Tanamkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini, Babinsa Ngemplak Beri Edukasi Ceria di TK Mutiara Hati
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
