Hadirkan Bidan ke Kelas, MI Muhammadiyah 25 Surabaya Ajak Siswa Kelas 1 Tidak Takut Lagi Imunisasi
yupan
Kamis, 5 Februari 2026 10:56 WIB
Surabaya, eNews – Pagi yang ceria menyelimuti kelas 1A MI Muhammadiyah 25 Surabaya pada Kamis (5/2/2026). Ruang kelas tersebut mendadak berubah menjadi ruang diskusi kesehatan yang seru melalui program Guest Teacher (Guru Tamu) bertajuk "Imunisasi Itu Sehat".
Program ini menghadirkan Hastin Dian Puspita, A.Md.Keb, seorang Bidan dari Puskesmas Mulyorejo yang juga merupakan wali murid dari salah satu siswa. Kehadirannya bertujuan untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya perlindungan tubuh sejak dini dengan cara yang menyenangkan.
Ubah Ketakutan Menjadi Keberanian
Dengan pendekatan yang hangat dan bahasa yang sederhana, Bidan Hastin menjelaskan bahwa imunisasi bukanlah hal yang harus ditakuti. Ia menganalogikan imunisasi sebagai "perisai" yang menjaga tubuh anak-anak agar tetap kuat melawan kuman penyakit.
“Anak-anak diajak mengenal manfaat imunisasi sebagai pelindung tubuh. Kami ingin membangun mental mereka agar lebih berani dan tidak lagi merasa trauma atau takut saat melihat jarum suntik,” ujar Bidan Hastin.
Antusiasme Siswa dan Guru
Kegiatan berlangsung sangat interaktif. Para siswa kelas 1A terlihat berani mengajukan pertanyaan dan berbagi cerita. Dampak positif ini dirasakan langsung oleh Ustadzah Lina, Wali Kelas 1A.
“Anak-anak sangat antusias dan termotivasi. Lewat penjelasan ahli secara langsung, mereka jadi paham bahwa imunisasi itu tidak sesakit yang dibayangkan, justru membuat tubuh mereka sehat untuk terus belajar,” ungkap Ustadzah Lina.
Keberhasilan edukasi ini tercermin dari pengakuan polos salah satu siswa, Calista Afiah Pratomo. “Aku senang, sekarang aku tidak takut disuntik imunisasi lagi,” ucapnya dengan penuh percaya diri.
Membangun Generasi Sehat Berkemajuan
Program Guest Teacher ini merupakan bagian dari komitmen MI Muhammadiyah 25 Surabaya untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak bangku sekolah dasar. Dengan pemahaman yang benar mengenai kesehatan, sekolah berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat, berani, dan bersemangat dalam menuntut ilmu.
Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara sekolah dan orang tua yang memiliki keahlian di bidangnya dapat menciptakan pengalaman belajar yang berkesan dan aplikatif bagi siswa. (Siti Islaha)
Baca Lainnya
Seperempat Abad Melayani, RSU Bhakti Rahayu Surabaya Siap Hadapi Perubahan di Usia ke-25
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Cegah DBD, Kader UKS MI Muhammadiyah 25 Surabaya Beraksi Jadi "Agen Perubahan" lewat SISMANTIK
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
Wujud Kemanunggalan TNI, Babinsa Koramil Teras Dampingi Posyandu Demi Generasi Unggul di Boyolali
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 20 Hari
Dinkes Provinsi dan Kota Gorontalo Validasi Data KRIS di RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 21 Hari
Tingkatkan Kualitas Hidup Prajurit, Kodim 0724/Boyolali dan Dinkes Sosialisasi Bahaya Penyakit Jantung
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
SD Muhammadiyah 26 Bekali Siswa dengan Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Hadapi Pubertas
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Danramil Gemolong Meriahkan KB Khanza Kids, Dorong Pemahaman Keluarga Berencana Sejak Dini
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Peringati Hari Juang TNI AD ke-80, Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah Penuh Antusiasme
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Babinsa Koramil Mondokan Dampingi Warga Dapatkan Layanan Dokter Spesialis Keliling di Balai Desa Sumberejo
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
