Dinkes Provinsi dan Kota Gorontalo Validasi Data KRIS di RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe

yupan
Jumat, 16 Januari 2026 10:45 WIB
Pendampingan visitasi dan validasi data Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo. (Istimewa)

 

Gorontalo, eNews – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo bersama Dinas Kesehatan Kota Gorontalo menggelar pendampingan visitasi serta validasi data Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe, Kamis (15/1/2026).

​Langkah strategis ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan rumah sakit rujukan utama tersebut menghadapi transformasi sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Validasi 12 Kriteria Standar Pelayanan

​Kegiatan visitasi ini dipimpin oleh Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Nisma Abdurrahman, mewakili Kepala Dinas. Tim gabungan melakukan pertemuan intensif dengan manajemen rumah sakit yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke area ruang rawat inap.

​Fokus utama validasi ini adalah memastikan pemenuhan 12 kriteria KRIS yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, mulai dari aspek sarana, prasarana, hingga fasilitas penunjang lainnya di dalam ruang perawatan.

Menjamin Pelayanan yang Adil dan Bermutu

​Nisma Abdurrahman menegaskan bahwa validasi ini bertujuan untuk mencocokkan kondisi riil di lapangan dengan data administratif yang dilaporkan pihak rumah sakit. Lebih dari sekadar verifikasi, agenda ini menjadi wadah pembinaan agar standar pelayanan yang adil dan berorientasi pada keselamatan pasien dapat tercapai.

​“Pendampingan ini bertujuan agar rumah sakit dapat memenuhi standar KRIS secara bertahap. Target akhirnya adalah pelayanan rawat inap bagi peserta JKN yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkeadilan,” tegas Nisma.

 

Mendorong Transformasi Kesehatan di Gorontalo

​RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe sebagai rumah sakit rujukan diharapkan dapat mengimplementasikan kebijakan KRIS secara optimal dalam waktu dekat. Transformasi ini menjadi kunci dalam menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang tidak membeda-bedakan latar belakang pasien, namun tetap mengedepankan mutu pelayanan yang prima.

​Dengan rampungnya visitasi dan validasi ini, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo optimis kesiapan infrastruktur kesehatan di wilayah tersebut semakin mantap, sekaligus mendukung percepatan transformasi sistem kesehatan nasional di Provinsi Gorontalo. (IP)

Baca Lainnya