Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya: Digitalisasi Parkir adalah Bentuk Komitmen Membangun Kota Surabaya

yupan
Kamis, 8 Januari 2026 15:05 WIB
Dokumen Pribadi

 

Surabaya, eNews – Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surabaya, Alfi, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T. terkait penerapan sistem parkir digital di Kota Surabaya. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah progresif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperbaiki tata kelola kota.

“Kebijakan parkir digital ini sangat berdampak positif bagi masyarakat Surabaya, khususnya dalam mengurangi keresahan akibat parkir liar dengan tarif yang tidak menentu”, ujar Alfi. Ia menilai sistem digital memberikan kepastian tarif, transparansi, serta rasa aman bagi masyarakat.

Alfi menambahkan, penerapan parkir digital juga memudahkan masyarakat karena menggunakan sistem satu pintu berbasis digitalisasi. Hal ini dinilai sangat relevan dengan karakter masyarakat perkotaan saat ini, terutama kalangan anak muda yang semakin terbiasa menggunakan e-money sebagai alat transaksi. “Bagi anak muda, parkir digital adalah solusi yang cukup tepat karena selaras dengan kebiasaan transaksi non-tunai yang kini semakin masif”, jelasnya.

Lebih jauh, Alfi menilai kebijakan tata kelola parkir yang lebih rapi dan terpetakan ini menunjukkan bahwa Surabaya benar-benar layak menyandang predikat sebagai Kota Dunia. Menurutnya, sistem parkir berbasis digital telah lama diterapkan di berbagai kota besar di luar negeri, dan kini Surabaya mulai sejajar dalam hal tata kelola perkotaan modern.

“Di banyak negara maju, sistem parkir sudah sepenuhnya terdigitalisasi. Langkah Pemerintah Kota Surabaya ini menunjukkan keseriusan dalam membawa Surabaya menuju kota berstandar internasional”, ungkap Alfi.

Selain itu, Ketua PDPM Surabaya juga menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha di Surabaya yang telah berkomitmen mendukung kebijakan tata kelola parkir digital yang terintegrasi dengan Pemerintah Kota Surabaya, khususnya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi bukti nyata peran dunia usaha dalam pembangunan kota.

“Kami mengapresiasi para pengusaha yang telah berkomitmen mendukung kebijakan parkir digital. Ini membuktikan bahwa pengusaha ikut berperan dan berkontribusi aktif membangun Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya”, kata Alfi. Ia berharap langkah tersebut dapat diikuti oleh pengusaha lainnya agar tata kelola parkir digital yang terintegrasi dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Surabaya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Pemud Muhammadiyah Surabaya optimistis kebijakan parkir digital dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Surabaya sebagai kota yang tertib, modern, dan berdaya saing global.

Baca Lainnya