Perkuat Mitigasi Bencana, SMKN 12 Surabaya Tanam 220 Bibit Pohon Buah Bantuan BPBD Jatim

yupan
Rabu, 31 Desember 2025 21:59 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – SMK Negeri 12 Surabaya mengambil langkah nyata dalam mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) melalui program penghijauan berbasis mitigasi. Pada Selasa (30/12/2025), sekolah yang dikenal dengan basis seni ini menerima bantuan 220 bibit pohon berbuah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur.

​Penyerahan bantuan dilakukan di kantor BPBD Jatim oleh Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Dadang Iqwandy, S.T., M.T., kepada Dr. Mardi, S.Pd.M.Ds., Wakil Kepala Sekolah Bidang SDM SMKN 12 Surabaya yang juga merupakan Fasilitator SPAB IGI Jawa Timur.

Investasi Ekosistem di Musim Penghujan

​Pemilihan waktu penanaman pada akhir Desember sengaja dilakukan untuk memanfaatkan momentum musim hujan. Curah hujan yang tinggi dan kondisi tanah yang lembap diyakini akan memberikan peluang tumbuh kembang bibit secara lebih optimal.

​Adapun jenis bibit yang ditanam memiliki manfaat ganda karena terdiri dari berbagai pohon produktif, antara lain: Pohon Nangka, Pohon Alpukat, Pohon Kelengkeng, Pohon Durian, ​Pohon Jambu Air

Penghijauan Sebagai Strategi Mitigasi Bencana

​Program ini bukan sekadar aksi lingkungan biasa, melainkan bagian integral dari konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Keberadaan pohon di lingkungan sekolah berfungsi sebagai penyimpan air alami yang krusial untuk mencegah banjir saat musim hujan dan mengurangi risiko kekeringan di musim kemarau.

​"Sebab jika kita jaga alam, maka alam akan jaga kita," menjadi prinsip utama dalam kolaborasi ini untuk memperkuat mitigasi risiko bencana seperti longsor dan banjir di lingkungan pendidikan.

Pendidikan Karakter dan Keberlanjutan

​Dr. Mardi menyampaikan apresiasi tinggi kepada BPBD Jatim atas sinergi strategis ini. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah akan melibatkan siswa secara aktif dalam merawat pohon-pohon tersebut sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan.

​"Kami berkomitmen menjadikan program ini sebagai gerakan berkelanjutan. Kami akan memastikan setiap bibit tumbuh dengan baik dan menjadi bagian dari ekosistem sekolah yang mendukung kenyamanan belajar mengajar," pungkas Dr. Mardi.

​Sinergi antara BPBD Jawa Timur dan SMKN 12 Surabaya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang hijau, sehat, dan tangguh terhadap ancaman bencana. (Red/FH)

Baca Lainnya