Kopi dan Gorengan: Simbol Kehangatan Kemanunggalan TNI-Rakyat di Lokasi TMMD Wonogiri

Agus Suyono
Kamis, 12 Februari 2026 10:35 WIB
Istimewa

 

Wonogiri, eNews – Di tengah debu material dan deru mesin aduk semen, sebuah pemandangan humanis tersaji dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno. Bukan soal ketegasan militer, melainkan kesederhanaan segelas kopi dan sepiring gorengan yang menjadi perekat hubungan antara prajurit TNI dan warga setempat, Kamis (12/03/2026).

​Momen ini terekam saat para prajurit dan warga beristirahat sejenak setelah berjibaku mengecor jalan desa. Di atas hamparan tanah dan di sela tumpukan material, mereka duduk melingkar, melepas lelah tanpa ada sekat pangkat maupun status sosial.

Melepas Lelah Tanpa Sekat

​Canda tawa pecah di tengah obrolan santai yang mengalir begitu saja. Gelas-gelas kopi yang disajikan warga menjadi saksi bisu betapa cairnya hubungan yang terjalin. Bagi para prajurit, momen istirahat ini bukan sekadar mengisi energi, melainkan cara untuk mendengar langsung aspirasi dan cerita keseharian warga.

​"Capeknya hilang kalau sudah duduk minum kopi bareng begini. Rasanya seperti bekerja dengan keluarga sendiri," ujar Pak Parwoto (62), salah satu warga Desa Kembang yang ikut dalam gotong royong tersebut. Ia mengaku bangga dan senang karena kehadiran TNI tidak hanya membawa perubahan fisik pada jalan desa mereka, tetapi juga memberikan rasa aman dan semangat baru.

Gotong Royong yang Sesungguhnya

​Kegiatan TMMD Reguler ke-127 ini kembali menegaskan jati diri TNI sebagai bagian tak terpisahkan dari rakyat. Kedekatan yang terbangun di lokasi pengecoran jalan ini merupakan perwujudan nyata dari nilai gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa.

​Kehadiran personel Kodim 0728/Wonogiri di Desa Kembang tidak hanya fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun ikatan emosional yang kuat. Simbol "Kopi dan Gorengan" ini pun menuai pujian dari berbagai pihak karena dinilai mencerminkan kemanunggalan yang tulus dan jauh dari kesan kaku.

​"Kebersamaan ini adalah energi utama kami. Pembangunan jalan ini memang penting, namun persaudaraan yang terjalin antara TNI dan warga adalah pondasi yang jauh lebih kokoh untuk kemajuan desa ke depan," ungkap salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi.

 

​Dengan semangat kekeluargaan ini, target pembangunan fisik di Desa Kembang diharapkan dapat selesai tepat waktu dan membawa manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Jatipurno.

Baca Lainnya