Perkuat Karakter Islami, SD Al Islam Resmi Luncurkan Madrasah Diniyah

yupan
Rabu, 14 Januari 2026 04:21 WIB
Siti Fatimah menyampaikan materi Pembelajaran pertama di aula SD Al Islam siswa Madin Al Islam. (Istimewa)

 

Gresik, eNews  – SD Al Islam melakukan terobosan strategis dalam memperkuat pendidikan religi bagi para siswanya. Pada Senin (12/1/2026), sekolah ini resmi meluncurkan program Madrasah Diniyah (Madin) Al Islam sebagai wadah intensif pendalaman ilmu agama di luar jam pelajaran formal.

Pondasi Karakter dan Ilmu Agama

​Kepala SD Al Islam, Cicik Indrawati, menegaskan bahwa Madin hadir sebagai upaya membentuk karakter islami yang berakar pada pemahaman agama yang kuat. Program ini melengkapi wawasan siswa agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.

​"Sebaik-baik bekal adalah belajar ilmu agama. Madrasah diniyah merupakan pondasi dalam pembentukan karakter islami," ujar Cicik Indrawati.

 

Kurikulum Intensif dan Pengelolaan Profesional

​Program ini dipimpin oleh Ustadz Wafiqul Mizan sebagai Mudir (Kepala) Madin, dengan dukungan penuh dari Wakil Kepala Sekolah, Siti Fatimah. Hebatnya, kurikulum dan materi ajar berhasil disusun secara intensif hanya dalam waktu dua minggu.

​Materi utama yang diajarkan meliputi:

  • Fiqh: Hukum-hukum Islam.
  • Aqidah: Penguatan tauhid dan keyakinan.
  • Tarikh & Akhlak: Sejarah Islam dan etika.
  • Hadist: Pelajaran dari sabda Nabi.
  • Tajwid: Tata cara membaca Al-Qur'an yang benar.

Antusiasme Tinggi di Tengah Guyuran Hujan

​Meski peluncuran perdana diwarnai hujan deras, semangat 70 siswa pendaftar angkatan pertama tidak surut. Para siswa dikelompokkan berdasarkan jenjang kelas untuk efektivitas pembelajaran:

Kelas 2

15 Siswa

Kelas 3

17 Siswa

Kelas 4

15 Siswa

Kelas 5

4 Siswa

Kelas 6

23 Siswa

Total

70 Siswa

 

Pengalaman Belajar yang Menyenangkan

​Mekanisme pembelajaran dimulai dengan shalat Ashar berjamaah sebelum memasuki materi kelas. Memasuki hari kedua pada Selasa (13/1), kegiatan terpantau semakin tertib dan diminati siswa.

​Keyla Assyifatin Qolbi, siswi kelas 6, mengaku sangat menikmati program ini. "Penyampaian materinya menyenangkan, waktu terasa singkat padahal rasanya masih ingin lebih lama lagi," ungkapnya. Senada, Jihan juga merasa bersyukur atas tambahan ilmu agama yang didapatkannya.

​Mudir Madin, Ustadz Wafiqul Mizan, berharap output dari program ini menjadi bekal masa depan yang kuat bagi siswa, baik di dunia maupun akhirat. (Mardiyana Zulifah)

Baca Lainnya