Ali Djunaidi Ulas Bagaimana Menjadi Pribadi Terbaik
Dzanur Roin
Selasa, 9 Juli 2024 13:16 WIB
Surabaya, eNews - Bagaimana menjadi pribadi yang terbaik. Hal ini di sampaikan oleh ustadz Ali Djunaidi SHI pada pengajian bakda Maghrib menjelang Isya' di Masjid Al-Qolam, Senin (8/7/24)
Pengajian rutin setiap senin malam selasa di Masjid Al-Qolam jalan Tambak Dalam Baru II / 25 tersebut dibawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Asemrowo Surabaya.
Dalam surat Al-Bayyinah ayat ke 7. Yang artinya Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.
"Lalu bagaimana kita bisa menjadi sosok yang terbaik. Sedikitnya ada lima ciri bagaimana seseorang itu bisa menjadi sosok-sosok pribadi yang baik," ujar ustadz Ali Djunaidi.
Pertama, ketika dilihat bisa mengingatkan kita kepada Allah. Inilah sosok pribadi yang terbaik itu. Ketika kita melihat dan berteman menjadikan kita lebih dekat kepada Allah, bukan sebaliknya.
"Ada pula, teman yang mana ketika kita bertemu justru mendekatkan kita kepada maksiat, ingat dan ingin selalu melakukan hal-hal yang jelek. Ini harus kita jauhi," jelasnya
Kedua, dekat dengan Al-Qur'an. Pelajari, baca, pahami maknanya dan amalkan Al-Qur'an itu. Bukankah orang yang terbaik diantara kita adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya. Seberapa sering kita membaca Al-Qur'an, pelajari ilmu baca Al-Qur'an, Tajwidnya, Makhirijul hurufnya. Inilah hal-hal yang bisa membuat kita menjadi pribadi yang baik.
Ketiga, menjadi yang terbaik bagi keluarganya. Sesibuk apapun kita, luangkan waktu untuk anak dan istri kita. Senangkan mereka, bahagiakan mereka.
Bercanda bersama anak istri, bermain dengan keluarga, bersenda gurau dengan istri. Jangan sampai oita sibuk diluar. Pulang hanya ganti baju dan pergi lagi. Sehingga tidak ada waktu bagi keluarga.
Keempat, memahami agamanya, segala sesuatu itu ada ilmunya. Pelajarilah dengan benar, mantapkan ilmunya baru bisa kita amalkan dengan benar. Inilah yang membuat kita mantap dan yakin dalam beramal karena sudah tahu dan ilmunya.
Kelima adalah suka berbagi makanan dengan temanya. Suka mentraktir temannya. Suka memberi hadiah, ketika dalam pertemuan kita menjamu teman dan kita yang menbayari teman. Inilah hal-hal yang membuat kita, menjadi pribadi, menjadi sosok yang terbaik. Mudah-mudahan kita semua bisa menjadi pribadi-pribadi yang terbaik. (Roin)
Baca Lainnya
Refleksi Isra Mi’raj di Masjid Al Azhar Surabaya, Mentransformasi Ritual Shalat Menjadi Integritas dan Kepedulian Sosial
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Spemgalas Hidupkan Spirit Isro’ Mi’raj di Kaza City Mall, Jaga Iman dari Derasnya Arus Media Sosial
- 1 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Wujudkan Loyalitas, 50 Jamaah Berangkat Umrah Lewat KBIHU Muhammadiyah Surabaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Festival Kasih Nusantara 2025, Jawaban Elegan Kemenag dalam Merawat Toleransi Tanpa Polemik
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 16 Hari
Pantau Ibadah Malam Natal, Forkopimda Boyolali Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 22 Hari
Mengapa Perspektif Islam tentang Natal Penting bagi Moderasi Beragama ?
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 23 Hari
Sinergi TNI-Polri dan Gegana Amankan Gereja di Surabaya Jelang Puncak Natal 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 23 Hari
Jaga Hati Santri dari Jeratan Gadget, PPTQ Ahmad Dahlan Ponorogo Gelar Parenting Sinergi Generasi Qur’an
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 25 Hari
Memperkuat Hafalan di Tengah Keindahan Alam: Baitul Huffadz MI Muhammadiyah 25 Surabaya Gelar Tadabbur Alam
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Generasi Muda Garda Terdepan: PRM Ngagel Rejo Gelar Kajian Inspiratif, Tekankan Pemuda Harus Jadi Pelopor
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
