Game Interaktif "Lancar Membaca": Inovasi Guru SD Muda Surabaya Raih Juara di Aksi Spotic 2026

yupan
Minggu, 11 Januari 2026 20:21 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – Kreativitas pendidik di lingkungan Muhammadiyah terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Diva Adesya, guru kelas 1 SD Muhammadiyah 2 (SD Muda) Surabaya, berhasil mencatatkan prestasi dalam Lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) pada ajang Aksi Spotic 2026 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Ahad (11/1/2026).

​Dalam kompetisi tingkat kota tersebut, Diva mengusung karya inovatif berbasis digital yang diberi nama Game Interaktif "Lancar Membaca". Karya ini dirancang khusus untuk mempermudah siswa kelas 1 dalam menguasai kemampuan membaca permulaan dengan cara yang menyenangkan.

Belajar Membaca Lewat Barcode dan Game

​Inovasi yang dikembangkan Diva bukan sekadar materi visual biasa, melainkan sebuah ekosistem belajar digital. Ia membangun website mandiri yang menyajikan empat jenis permainan interaktif: Ular Tangga, Kata Bingo Membaca, Wordwall Kata, dan Puzzle Huruf.

​Kepraktisan menjadi keunggulan utama karya ini. Peserta didik hanya perlu memindai barcode untuk mengakses permainan tersebut kapan saja dan di mana saja. Model pembelajaran ini juga dirancang untuk dimainkan secara berkelompok, sehingga selain mengasah kognitif, siswa juga belajar berkolaborasi.

Apresiasi Sekolah Atas Capaian Inovatif

​Meski meraih posisi Juara Harapan 3, semangat Diva tidak surut. Baginya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi berharga atas proses kreatif yang telah dilalui.

​Dukungan penuh datang dari Kepala SD Muda Surabaya, Muhammad Agus Zaki Fanani. Ia menyatakan rasa bangganya atas keberanian dan kemampuan Diva dalam menciptakan terobosan baru di kelas.

​"Terima kasih saya ucapkan kepada Ustadzah Diva yang telah berhasil menunjukkan kemampuan inovatifnya. Beliau menciptakan pembelajaran yang sangat menarik bagi siswa kelas 1," ujar Zaki.

Persiapan Matang dan Harapan Masa Depan

​Senada dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Ulfatur Rosyidah, mengungkapkan bahwa persiapan lomba dilakukan secara maksimal selama satu pekan penuh. Ia mengakui persaingan di kategori Inobel tahun ini sangat kompetitif dengan karya-karya luar biasa dari sekolah Muhammadiyah lainnya.

​"Hasil yang diperoleh merupakan keputusan dewan juri yang harus dihargai. Kami mengakui peserta dari SD Muhammadiyah lainnya juga menampilkan karya yang bagus-bagus," ungkap Ulfatur.

​Melalui prestasi ini, pihak sekolah berharap munculnya "efek bola salju" di lingkungan SD Muda Surabaya. Kepala Sekolah berharap ke depannya semakin banyak guru yang terinspirasi menciptakan pembelajaran inovatif sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam yang bermakna dan menggembirakan. (Indira)

Baca Lainnya