Jamin Keamanan Awal Tahun, Polres Tanjung Perak Bersama TNI Gelar Patroli Skala Besar

yupan
Minggu, 4 Januari 2026 23:06 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – Mengawali pekan pertama di tahun 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung bergerak cepat menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi antara TNI dan Polri diwujudkan melalui Patroli Stasioner Cipta Kondisi (Cipkon) berskala besar yang digelar mulai Sabtu malam (3/1) hingga Minggu dini hari (4/1).

​Fokus pada Titik Keramaian dan Wisata

​Patroli gabungan ini dipimpin oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Kamran, dengan melibatkan Pejabat Utama (PJU) Polres serta personel dari TNI AD dan TNI AL. Pasukan bergerak menyisir wilayah utara Surabaya untuk memastikan keamanan di titik-titik vital.

​Dua lokasi yang menjadi fokus utama petugas adalah:

  • Jalan Kembang Jepun: Area Wisata Kuliner Kya-Kya.
  • Jalan Nyamplungan: Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel.

​Kedua lokasi tersebut menjadi prioritas karena selalu dipadati oleh masyarakat, terutama saat momen akhir pekan.

​Antisipasi Kejahatan Malam dan Gangguan Kamtibmas

​Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas. Sasaran utama patroli ini meliputi:

  1. Antisipasi Kejahatan 3C: Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).
  2. Penertiban Gangguan Sosial: Penindakan terhadap fenomena gangster, tawuran antarkelompok, hingga aksi balap liar yang meresahkan warga.

​"Kehadiran personel di lapangan secara masif bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan memastikan masyarakat merasa tenang saat beraktivitas malam," tegas Iptu Suroto.

​Situasi Terpantau Kondusif

​Hingga patroli berakhir pada Minggu dini hari, situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak dilaporkan berjalan aman dan terkendali. Arus lalu lintas terpantau lancar, dan aktivitas ekonomi di pusat-pusat wisata berlangsung normal tanpa adanya gangguan berarti.

​Sinergitas antara TNI dan Polri ini diharapkan dapat menjaga tren positif keamanan di Kota Surabaya sepanjang tahun 2026, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan maksimal tanpa rasa khawatir.

Baca Lainnya