Kabar Gembira bagi Guru Madrasah: Kemenag Perjuangkan Pengangkatan PPPK dan Sertifikasi Massal
Armand
Kamis, 5 Februari 2026 20:45 WIB
Jakarta, eNews – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan status kepegawaian para guru madrasah swasta di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, saat menerima audiensi dari Ketua Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI), Heri Purnama, di Jakarta pada Kamis (5/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas langkah-langkah strategis untuk memuliakan profesi guru, terutama terkait peluang pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Upayakan Guru Swasta Masuk Formasi PPPK
Kamaruddin Amin menegaskan bahwa pihaknya sedang mencari ruang dan peluang regulasi agar guru honorer di sekolah swasta dapat diangkat menjadi PPPK. Kemenag berjanji akan memaksimalkan kewenangan yang ada untuk mengambil langkah-langkah produktif demi masa depan guru-guru honorer.
"Kami masih memperjuangkan bagaimana guru honorer, jika memungkinkan serta masih ada ruang dan peluang, agar guru swasta kita bisa diangkat menjadi PPPK," ujar Kamaruddin Amin.
Akselerasi Program Sertifikasi Guru
Selain masalah status kepegawaian, Kemenag juga menaruh perhatian besar pada program sertifikasi. Saat ini, Kemenag membina sebanyak 1.157.050 guru, di mana mayoritas atau sekitar 68,8% (796.418 orang) masih berstatus Non-PNS.
Data Kemenag menunjukkan masih terdapat 497.893 guru yang belum tersertifikasi, yang terdiri dari:
- 423.398 Guru Madrasah.
- 24.057 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
- 11.501 Guru Pesantren (PDF dan Muadalah).
- Sisanya tersebar pada guru binaan Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Khonghucu.
Kemenag bertekad untuk terus berikhtiar agar seluruh guru binaannya dapat segera mengikuti proses sertifikasi guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara umum.
Dukungan dari Organisasi Guru
Menanggapi upaya tersebut, Ketua PGMNI Heri Purnama memberikan apresiasi dan memahami langkah-langkah yang tengah ditempuh oleh Kementerian Agama. Ia berharap perjuangan ini membuahkan hasil yang nyata bagi kesejahteraan guru madrasah di seluruh penjuru tanah air.
"Mudah-mudahan pertemuan kami hari ini berkah dan seluruh guru madrasah di Indonesia sejahtera di bawah komando Kementerian Agama," tandasnya.
Baca Lainnya
Refleksi Isra Mi’raj di Masjid Al Azhar Surabaya, Mentransformasi Ritual Shalat Menjadi Integritas dan Kepedulian Sosial
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 22 Hari
Spemgalas Hidupkan Spirit Isro’ Mi’raj di Kaza City Mall, Jaga Iman dari Derasnya Arus Media Sosial
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 22 Hari
Wujudkan Loyalitas, 50 Jamaah Berangkat Umrah Lewat KBIHU Muhammadiyah Surabaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 24 Hari
Festival Kasih Nusantara 2025, Jawaban Elegan Kemenag dalam Merawat Toleransi Tanpa Polemik
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Pantau Ibadah Malam Natal, Forkopimda Boyolali Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Mengapa Perspektif Islam tentang Natal Penting bagi Moderasi Beragama ?
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Sinergi TNI-Polri dan Gegana Amankan Gereja di Surabaya Jelang Puncak Natal 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Jaga Hati Santri dari Jeratan Gadget, PPTQ Ahmad Dahlan Ponorogo Gelar Parenting Sinergi Generasi Qur’an
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
Memperkuat Hafalan di Tengah Keindahan Alam: Baitul Huffadz MI Muhammadiyah 25 Surabaya Gelar Tadabbur Alam
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
