Kado Akhir Tahun, Magister Ilmu Hukum UM Surabaya Resmi Raih Akreditasi BAN-PT

yupan
Senin, 12 Januari 2026 07:24 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – Menutup tahun 2025 dengan gemilang, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) mencatatkan prestasi membanggakan. Program Studi Magister Ilmu Hukum (S2) resmi menyandang status Terakreditasi untuk pertama kalinya dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

​Keputusan ini tertuang dalam SK Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor: 110/SK/BAN-PT/Ak.P/2.0/S2/XII/2025 yang ditetapkan pada 31 Desember 2025. Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Prof. Ari Purbayanto, Ph.D., menandai babak baru bagi pendidikan pascasarjana hukum di lingkungan kampus "Sejuta Inovasi" tersebut.

​Capaian Kolektif dan Hadiah Spesial

​Dekan Fakultas Hukum UM Surabaya, Satria Unggul Wicaksana Prakasa, menyambut capaian ini dengan penuh syukur. Menurutnya, akreditasi ini adalah bukti kerja keras seluruh elemen kampus dalam membangun kualitas pendidikan yang mumpuni.

​“Ini merupakan kado akhir tahun bagi kami keluarga besar Fakultas Hukum khususnya, dan UM Surabaya pada umumnya. Alhamdulillah, kerja kolektif sivitas akademika akhirnya membuahkan hasil,” ungkap Satria dengan bangga.

​Fokus Unggulan: Hukum Litigasi Berbasis Nilai Islam

​Magister Ilmu Hukum UM Surabaya hadir bukan sekadar menambah jumlah program studi, melainkan menawarkan diferensiasi yang kuat. Program ini dirancang menjadi wadah yang visioner dan adaptif terhadap dinamika hukum kontemporer.

​Beberapa poin keunggulan yang ditawarkan antara lain:

  • Fokus Bidang: Spesialisasi pada hukum litigasi (penyelesaian perkara di pengadilan).
  • Metodologi: Integrasi antara kajian hukum normatif dan empiris.
  • Karakter: Penanaman nilai-nilai Islam sebagai fondasi etika hukum.

​Mencetak Lulusan Berintegritas

​Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum, Levina Yustitianingtyas, menegaskan bahwa orientasi utama prodi ini adalah kualitas lulusan. Ia berkomitmen agar setiap mahasiswa yang lulus memiliki ketajaman analisis hukum sekaligus integritas moral yang tinggi.

​“Kami berupaya menghasilkan lulusan yang mampu memberikan solusi hukum yang adil dan dapat dipercaya, serta siap menghadapi tantangan hukum di tengah masyarakat yang terus berkembang,” jelas Levina.

​Komitmen Pengembangan Berkelanjutan

​Meski telah meraih akreditasi pertama, pihak fakultas menyadari bahwa perjalanan baru saja dimulai. Sebagai prodi baru, pembenahan dan penguatan kualitas akan terus dilakukan secara konsisten agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum di Indonesia.

​Capaian ini memperkokoh posisi UM Surabaya sebagai institusi pendidikan yang progresif dan berlandaskan nilai rahmatan lil ‘alamin. Saat ini, Fakultas Hukum UM Surabaya resmi membuka pintu bagi para praktisi, akademisi, dan calon mahasiswa yang ingin bergabung untuk membangun sistem hukum yang adil, beradab, dan berkemanusiaan. (Anang Dony Irawan)

Baca Lainnya