Monumen Knalpot di Resmikan Kapolrestabes Bersama Walikota Surabaya
Armand
Kamis, 1 Agustus 2024 19:10 WIB
Surabaya, eNews – Peresmian Tugu Monumen Suroboyo Wani dengan 1000 knalpot brong yang tidak sesuai spek di Jalan Ahmad Yani depan Cito Surabaya pada Kamis (1/8/24) sekira pukul 15.30 WIB.
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr Pasma Royce mengungkapkan bahwa, monumen baru di kota ini bukan sekadar karya seni, melainkan simbol penegakan hukum yang penting. Monumen tersebut menandai pelanggaran aturan lalu lintas yang serius, yaitu penggunaan knalpot brong.
Pada awal tahun 2024, monumen ini dibangun dari sekitar 2000 knalpot brong yang disita selama operasi penertiban. Proses pembangunan berlangsung dari Januari hingga Juli, dan kini monumen ini berdiri sebagai pengingat bagi masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.
Pasma Royce menyebutkan bahwa ada sekitar 2000 pelanggaran yang tercatat akibat penggunaan knalpot brong, yang meresahkan warga.
“Monumen ini tidak hanya sebagai simbol ikon, tetapi juga mengingatkan bahwa kita bisa mentaati peraturan lalu lintas agar Surabaya menjadi lebih tenang dari suara knalpot brong,” ujarnya.
Operasi penertiban yang dilakukan pihak kepolisian menargetkan pengendara di rentang usia 25-29 tahun, serta pengendara dibawah umur. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan ketertiban dan kenyamanan lalu lintas, serta mengurangi angka kecelakaan.
“Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas,” tambah Kapolrestabes Surabaya Royce.
“Ini adalah komitmen kami untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di kota Surabaya serta meningkatkan kepatuhan lalu lintas,” imbuhnya.
Monumen knalpot brong kini menjadi simbol nyata dari upaya penegakan hukum di Kota Surabaya, serta harapan untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib dan aman bagi semua.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menyatakan bahwa monumen knalpot yang baru saja diresmikan menjadi simbol sinergitas antara Polrestabes Surabaya dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Menurutnya, monumen ini diharapkan mampu memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi warga kota dari kebisingan yang selama ini mengganggu.
“Insya Allah dengan adanya monumen ini bisa memberikan ketenangan dan kenyamanan dari kebisingan tersebut. Melalui monumen ini, selalu ada kekuatan untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan yang lebih baik di Kota Surabaya,” ujar Eri Cahyadi.
Wali Kota Eri juga mengucapkan terima kasih kepada Polrestabes Surabaya atas kerja keras yang telah dilakukan.
“Saya mengapresiasi kerja keras Polrestabes Surabaya yang sangat luar biasa. Mereka telah memberikan yang terbaik untuk selalu menjaga ketertiban dan kenyamanan di kota ini,” tambahnya.
“Monumen knalpot ini diharapkan dapat menjadi ikon baru di Surabaya yang tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Baca Lainnya
Sinergi di Hamparan Sawah: Babinsa Ngrampal Terjun Langsung Dampingi Petani Panen Padi
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Pastikan Progres Fisik Berjalan Lancar, Danramil 03/Serengan Pimpin Apel Kesiapan Satgas TMMD di Joyotakan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Lawan Cuaca Ekstrem, Satgas TMMD 127 dan Warga Desa Kembang Kebut Pembangunan 10 Titik Talud
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Kopi dan Gorengan: Simbol Kehangatan Kemanunggalan TNI-Rakyat di Lokasi TMMD Wonogiri
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Kejar Target Sebelum Ramadhan, Satgas TMMD Surakarta dan Warga Bahu-Membahu Perbaiki Saluran Air Joyotakan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Perkuat Sinergi di Lapangan, Pasiter Kodim 0728/Wonogiri Pimpin Apel Kesiapan Satgas TMMD Reguler Ke-127
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Gerak Cepat Babinsa Kalijambe Bersama Warga Bersihkan Material Longsor di Sangiran
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
Buka TMMD Reguler ke-127, Bupati Wonogiri: Ini Kekuatan Luar Biasa Membangun Desa
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
Tinjau Lokasi TMMD ke-127, Dandim Wonogiri Optimis Sasaran Fisik Rampung Tepat Waktu
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
Tradisi Sadranan di Klego: Bersihkan Hati, Pererat Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
