Pemerintah Kucurkan Stimulus Rp911 Miliar, KAI Siapkan 1,2 Juta Kursi Berdiskon 30% untuk Mudik Lebaran 2026

yupan
Kamis, 12 Februari 2026 12:37 WIB
Istimewa

 

Jakarta, eNews – Pemerintah secara resmi memperkuat stimulus ekonomi nasional pada Triwulan I 2026 dengan menyasar sektor transportasi publik menjelang Idul Fitri. Kebijakan ini menempatkan moda transportasi, khususnya kereta api, sebagai instrumen strategis untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memeratakan manfaat pembangunan selama periode mudik dan balik Lebaran.

​Dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Selasa (10/2), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar sebagai stimulus berupa diskon tarif transportasi. Langkah ini diambil menyusul proyeksi pertumbuhan mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat 5,11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Diskon Tarif 30 Persen dan Kesiapan Kapasitas

​Menindaklanjuti kebijakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menetapkan diskon tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan periode 14–29 Maret 2026.

​Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan kapasitas besar untuk menampung minat masyarakat. “Dalam mendukung kebijakan pemerintah, KAI menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk berdiskon yang dapat diakses masyarakat melalui kanal penjualan resmi mulai hari ini,” jelas Anne.

Penambahan Armada dan Jadwal Pemesanan

​Guna mengantisipasi lonjakan permintaan, KAI juga menyiagakan 660 ribu kursi tambahan. Langkah ini diambil agar pengelolaan arus mudik dan balik tetap terkendali dan memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi calon penumpang.

​“Tiket kereta api tambahan mulai dapat dipesan melalui platform resmi seperti aplikasi Access by KAI pada 11 Februari 2026 mulai pukul 00.01 WIB,” tambah Anne.

 

Data Penjualan dan Rute Favorit

​Hingga Selasa (10/2) pagi, data KAI menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Sebanyak 848.188 tiket reguler telah ludes terjual untuk periode keberangkatan pertengahan Maret.

​Berdasarkan tren pemesanan sementara, tanggal-tanggal berikut menjadi favorit masyarakat:

  • 24 Maret 2026: 69.724 tiket terjual.
  • 23 Maret 2026: 68.904 tiket terjual.
  • 19 Maret 2026: 66.201 tiket terjual.

​Adapun koridor utama Jawa masih menjadi relasi primadona, di antaranya rute Gambir–Yogyakarta, Gambir–Semarang Tawang, dan Pasarsenen–Lempuyangan. KAI memastikan ketersediaan tiket di luar tanggal favorit tersebut masih terbuka lebar.

Mudik Tertib, Aman, dan Nyaman

​KAI mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan transaksi hanya melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan. Dengan adanya stimulus 30% ini, diharapkan mobilitas masyarakat tidak hanya sekadar ritual mudik, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di berbagai daerah tujuan.

​"Kami berkomitmen penuh mendukung kebijakan pemerintah agar Angkutan Idul Fitri 2026 berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan," tutup Anne.

Baca Lainnya