Pererat Hubungan Antarnegara, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Sambut 16 Siswa Korea dalam Program Student Exchange

yupan
Senin, 12 Januari 2026 17:34 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring pendidikan internasional. Melalui program tahunan Student Exchange, sebanyak 16 siswa asal Korea Selatan berkunjung ke Spemma untuk mempelajari budaya Indonesia dan Jawa selama empat hari intensif.

​Program yang telah berjalan sejak tahun 2012 ini sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, namun kini kembali aktif sebagai wadah pertukaran edukasi dan budaya yang progresif.

​Belajar Budaya: Dari Bahasa Jawa hingga Es Dawet

​Koordinator Program Internasional Spemma Surabaya, Arlia Intan Nilamsari (Bu Nilam), menjelaskan bahwa, tahun ini durasi kunjungan para siswa Korea tergolong singkat namun sangat padat materi. Kegiatan dibagi menjadi dua bagian: dua hari di lingkungan sekolah dan dua hari penjelajahan kota (city tour).

​Selama di sekolah, para siswa Korea diajak menyelami kearifan lokal melalui berbagai aktivitas menarik, di antaranya:

  • Pengenalan Bahasa: Mempelajari dasar-dasar Bahasa Indonesia serta Bahasa Jawa beserta aksaranya.
  • Kuliner Tradisional: Praktik langsung membuat minuman khas Jawa, Es Dawet, serta membuat Bakso.
  • Permainan & Sains: Mengikuti permainan tradisional (traditional games) dan kelas matematika menyenangkan (Fun Mathematics).

​“Es dawet kami pilih karena ini adalah minuman ikonik yang sangat terkenal di Jawa. Karena kami berada di tanah Jawa, penting bagi mereka untuk mengenal cita rasa asli daerah ini,” ujar Bu Nilam saat diwawancarai awak media eNews.id.

​Eksplorasi Budaya di Luar Sekolah

​Selain kegiatan akademik di kelas, para siswa Korea juga akan melakukan kunjungan ke beberapa titik penting di Jawa Timur. Mereka dijadwalkan mengunjungi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) untuk belajar seni karawitan dan gamelan.

​“Pertukaran ini tidak hanya soal edukasi pendidikan, tetapi juga culture exchange. Di Unair nanti mereka akan bersentuhan langsung dengan alat musik tradisional kita,” tambahnya. Agenda city tour juga akan mencakup kunjungan ke pusat perbelanjaan di Surabaya serta perjalanan luar kota menuju Jatim Park 1 di Kota Batu.

​Harapan Masa Depan

​Kunjungan 16 siswa Korea ini merupakan balasan dari kegiatan serupa yang dilakukan siswa Spemma ke Korea Selatan pada November sebelumnya. Bu Nilam berharap program ini dapat terus berlanjut dengan inovasi yang lebih beragam setiap tahunnya.

​“Harapannya kegiatan ini terus berlangsung, lebih inovatif, dan anak-anak bisa lebih enjoy. Terutama untuk siswa Korea, kami ingin mereka benar-benar mengenal dan mencintai budaya serta karakter Indonesia,” pungkasnya.

Baca Lainnya