Siswa Korea Selatan Belajar Membuat Bakso di Spemma Surabaya

yupan
Selasa, 13 Januari 2026 12:44 WIB
Keseruan 16 siswa Daejo Middle School Busan Korea Selatan membuat bakso di SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya. (Yuda/eNews)

 

Surabaya, eNews – Keceriaan terpancar dari wajah 16 siswa Daejo Middle School, Busan, Korea Selatan, saat mengikuti hari kedua program Student Exchange di SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, Selasa (13/1/2026). Setelah sebelumnya mengenal lingkungan sekolah, kali ini mereka diajak menyelami kekayaan budaya Indonesia melalui permainan tradisional dan kuliner khas, yakni Bakso.

Mengenal Permainan Tradisional

​Agenda hari kedua dibuka dengan sesi pengenalan mainan tradisional Indonesia. Para siswa asal Negeri Gingseng ini tampak antusias mencoba berbagai permainan yang lazim dimainkan anak-anak Indonesia zaman dulu.

​Kepala Urusan Kurikulum Spemma Rusdian Agustifani SPd menjelaskan bahwa, sesi ini bertujuan agar para siswa Korea memiliki gambaran tentang masa kecil anak-anak di Indonesia. "Selain mengenalkan anak-anak dari Korea, permainan ini juga kami munculkan agar anak-anak Indonesia sendiri tetap tahu permainan tradisional zaman dulu," ujarnya kepada awak media eNews.id.

Diplomasi Kuliner: Meracik Bakso Indonesia

​Keseruan berlanjut saat memasuki agenda kedua, yakni pengenalan makanan tradisional yang sangat populer, yaitu Bakso. Mengingat kepopulerannya yang melintasi usia, pihak sekolah memilih menu ini untuk diajarkan kepada para siswa pertukaran.

​Para siswa Korea tidak hanya sekadar mencicipi, tetapi juga belajar proses pembuatannya:

  • Praktis dan Higienis: Pihak sekolah menyiapkan bakso dalam bentuk frozen untuk memudahkan proses belajar.
  • Meracik Kuah: Fokus utama para siswa adalah belajar membuat kaldu atau sup bakso yang gurih dan otentik.
  • Respon Positif: Saat sesi mencicipi, para siswa Korea mengaku sangat menyukai cita rasa bakso yang mereka masak sendiri.

Membangun Jejarng Internasional

​Program yang berlangsung selama empat hari ini bukan sekadar kunjungan wisata, melainkan langkah strategis Spemma Pucang dalam memperluas jejaring pendidikan internasional.

​Rusdian berharap pengalaman ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. "Harapannya, ketika mereka kembali ke Korea, mereka menyebarkan pengalaman positif ini kepada teman-teman dan masyarakat di sana. Sehingga mereka tertarik dengan Indonesia dan warga Korea bisa mengunjungi Indonesia di kemudian hari," pungkasnya.

​Kunjungan ini semakin mempererat hubungan antara Busan dan Surabaya melalui pertukaran budaya yang hangat dan edukatif.

Baca Lainnya