Wujudkan Sekolah Aman Bencana, SMKN 12 Surabaya Hijaukan Kampus dengan 1.000 Pohon

yupan
Jumat, 9 Januari 2026 14:05 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – Mengusung semangat Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang selaras dengan pelestarian alam, SMKN 12 Surabaya menggelar aksi penghijauan massal di lingkungan sekolah. Kepala SMKN 12 Surabaya, Ibu Lilik Majidatut Zahro, M.Pd., secara resmi mencanangkan penanaman 1.000 pohon sebagai langkah nyata mitigasi bencana sekaligus mempercantik area pendidikan.

​Kegiatan strategis ini mendapatkan dukungan penuh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur melalui bantuan 220 bibit pohon buah. Sinergi ini merupakan bentuk mitigasi vegetatif untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi di lingkungan sekolah.

​Strategi Mitigasi Banjir dan Paru-Paru Kota

​Dengan luas lahan mencapai 3 hektar, SMKN 12 Surabaya memegang peran vital sebagai salah satu "paru-paru kota" di Surabaya. Pihak sekolah menyadari bahwa penanaman pohon harus dibarengi dengan manajemen air yang baik.

​Selain menanam pohon keras dan tanaman buah, sekolah juga memperkuat sistem resapan dengan pembuatan lubang biopori di berbagai titik. Kombinasi ini diharapkan mampu memaksimalkan daya serap air tanah, terutama saat intensitas hujan tinggi, guna meminimalisir risiko genangan atau banjir.

​Sinergi Kolektif: Siswa, Guru, hingga Orang Tua

​Momen musim hujan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga sekolah. Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi saat siswa dan guru bahu-membahu menanam ribuan bibit yang terdiri dari tanaman buah dan bunga.

​Kesuksesan program ini juga tak lepas dari peran aktif Komite Sekolah dan wali murid. Partisipasi mereka menunjukkan adanya kesadaran kolektif bahwa lingkungan yang hijau adalah investasi jangka panjang bagi keamanan dan kenyamanan belajar anak-anak mereka.

​Harmoni Alam untuk Kreativitas Seni

​Sebagai institusi yang fokus pada pengembangan bakat seni, kenyamanan lingkungan menjadi faktor penentu iklim akademik. Ibu Lilik Majidatut Zahro menekankan bahwa suasana asri memiliki keterkaitan erat dengan proses kreatif.

​“SMKN 12 Surabaya membutuhkan suasana yang asri, sejuk, dan tertata rapi. Lingkungan yang hijau akan memberikan energi positif, yang pada akhirnya dapat memacu kreativitas dan meningkatkan prestasi siswa di bidang seni,” ungkap Ibu Lilik di sela-sela aksi penanaman.

 

​Melalui komitmen SPAB dan kolaborasi bersama BPBD Jatim, SMKN 12 Surabaya membuktikan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian ekosistem perkotaan demi keberlangsungan pendidikan yang aman dan berprestasi.

Baca Lainnya