Kuliah Subuh di BSMM Lombok Barat, Faozan Amar Jelaskan Tiga Syarat Pemimpin Ideal dalam Al-Qur’an
M Arif'an
Minggu, 2 November 2025 12:51 WIB
NTB, eNews - Wakil Ketua MPKS PP Muhammadiyah Faozan Amar memberikan kuliah subuh tentang Kepemimpinan di Boarding School Mualimin Muhammadiyah (BSMM) Lombok Barat NTB, Ahad (2/10/2025).
Menurutnya, dalam Al Qur’an setidaknya ada tiga syarat untuk menjadi pemimpin. Pertama, Pandai menjaga kemampuan dan berpengetahuan. Firman Allah : Berkata Yusuf: "Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan" (QS Yusuf ; 55).
“Jadi apabila kita punya kemampuan dan ilmu, maka boleh kita mengajukan diri sebagai calon pemimpin termasuk melamar pekerjaan”, ujar Faozan yang juga dosen FEB UHAMKA.
Syarat kedua, Kuat dan dapat dipercaya. Firman Allah : Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: "Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya" (QS. Al-Qashash ; 26).
“Karena itu, sebagai calon pemimpin santri harus kuat iman, ilmu, fisik, mental, ekonomi, dan juga jaringan”, kata Faozan dihadapan ratusan santri, pengasuh, mudir dan PDM Lombok Barat.
Ketiga, ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa. Firman Allah : Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu". Mereka menjawab: "Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?" Nabi (mereka) berkata: "Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa". Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui (QS. Al Baqarah : 247).
Kisah dalam Al Qur’an tersebut menggambarkan bahwa Thalut diangkat menjadi seorang raja karena memiliki ilmu yang luas dan tubuh perkasa. “Maka sebagai santri harus rajin belajar dan berolahraga agar dapat memiliki ilmu dan tubuh yang kuat”, kata Faozan menambahkan.
Sebagai penutup ceramah, Faozan mengutip hadits Nabi Muhammad SAW : Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan (HR. Muslim).
Faozan mengakhiri ceramahnya dengan mangajak jamaah untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin dengan iman, ilmu, jiwa raga, harta dan jaringan yang kuat (NSF)
Baca Lainnya
Sambut Ramadhan dengan Ilmu dan Amal, SMP Muhammadiyah 16 Surabaya Gelar Tarhib di Masjid Al Mukhlis
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 15 Jam
Sempurnakan Teori dengan Praktik, KBIHU Muhammadiyah Surabaya Gelar Simulasi Manasik Haji dan Umrah
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Puasa, Khauf dan Raja': Kesadaran Spiritual dan Realitas Sosial Dalam Kitab Hikam Ibnu Atha'illah As-Sakandari
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Bekali Ibadah Sejak Dini, Ratusan Siswa Kelas XII SMAMDA Surabaya Ikuti Ujian Praktik Manasik Haji
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Lautan Nahdliyin Padati Gajayana, Kakanwil Kemenag Jatim Dampingi Presiden Prabowo dalam Mujahadah Kubro Satu Abad NU
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
Sekjen Kemenag Tegaskan Guru Madrasah Kunci Transformasi Bangsa, Dorong Tata Kelola dan Kesejahteraan di Surabaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 5 Hari
Kabar Gembira bagi Guru Madrasah: Kemenag Perjuangkan Pengangkatan PPPK dan Sertifikasi Massal
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
Refleksi Isra Mi’raj di Masjid Al Azhar Surabaya, Mentransformasi Ritual Shalat Menjadi Integritas dan Kepedulian Sosial
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 28 Hari
Spemgalas Hidupkan Spirit Isro’ Mi’raj di Kaza City Mall, Jaga Iman dari Derasnya Arus Media Sosial
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 28 Hari
Wujudkan Loyalitas, 50 Jamaah Berangkat Umrah Lewat KBIHU Muhammadiyah Surabaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
