Sempurnakan Teori dengan Praktik, KBIHU Muhammadiyah Surabaya Gelar Simulasi Manasik Haji dan Umrah

yupan
Selasa, 10 Februari 2026 13:37 WIB
Salah satu pemateri H. Sutikno, S.Sos., M.H. (kanan) ketika memberikan pengarahan terkait praktik manasik haji. (Yuda/eNews)

Surabaya, eNews - Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Surabaya sukses menggelar praktik manasik haji dan umrah sebagai puncak dari rangkaian bimbingan teori yang telah dilaksanakan sebelumnya. 

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Sabtu hingga Selasa (7-10/2/2026), ini dipusatkan di Pusat Dakwah Muhammadiyah Surabaya.

​Pada hari terakhir, Selasa (10/2), seluruh jamaah berkumpul untuk mempraktikkan langsung tata cara ibadah yang akan mereka jalani di Tanah Suci. 

Ketua KBIHU Muhammadiyah Surabaya, Drs. H. Luqmanto, menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para jamaah.

Fokus pada Kesempurnaan Ibadah

​Luqmanto menekankan bahwa tujuan utama dari praktik ini adalah agar para jamaah tidak hanya memahami ibadah haji secara tekstual atau teori semata, tetapi juga mampu melaksanakannya dengan benar sesuai syariat.

​"Tujuannya agar semua para jamaah paham betul. Teorinya betul, praktiknya juga harus betul. Itulah keinginan dari Kementerian Agama Kota Surabaya yang kami implementasikan," ujarnya.

​Kegiatan praktik tersebut diikuti oleh jamaah dari berbagai wilayah, khususnya koordinasi dari Cabang Bubutan dan Cabang Genteng. Panitia telah mengondisikan seluruh alur praktik agar menyerupai kondisi asli di lapangan, sehingga jamaah mendapatkan gambaran yang nyata.

Antusiasme Jamaah dan Harapan Menjadi Haji Mabrur

​Berdasarkan data panitia, total jamaah yang terdaftar dalam rangkaian kegiatan ini mencapai 107 orang. Tingkat kehadiran pun sangat memuaskan, di mana sekitar 85% jamaah hadir secara langsung untuk mengikuti simulasi ini, sementara sisanya berhalangan karena kendala teknis.

​Luqmanto berharap edukasi yang diberikan oleh KBIHU Muhammadiyah Surabaya ini dapat menjadi bekal yang kuat bagi para jamaah saat berada di Mekah dan Madinah nanti.

​"Harapan kami, setelah mengadakan praktik tingkat kota dan kecamatan ini, seluruh jamaah bisa melaksanakan haji dengan sempurna di Tanah Suci dan pulang membawa predikat haji yang mabrur," tegasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya Bidang Haji dan Umrah, Drs. H. Marjuki, MA, menyampaikan apresiasi mendalam atas suksesnya penyelenggaraan praktik manasik haji yang digelar oleh KBIHU Muhammadiyah Surabaya. 

Kegiatan yang berlangsung di Kantor PDM Surabaya ini dinilai menjadi bekal vital bagi para calon tamu Allah.

​Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kementerian terkait yang telah memberikan kepercayaan kepada PDM Surabaya sebagai fasilitator tempat dan kepanitiaan.

Mendorong Kemandirian Ibadah

​Marjuki juga menyoroti pentingnya penguasaan ilmu manasik agar para jamaah, khususnya dari Kecamatan Genteng dan Kecamatan Bubutan, memiliki kemandirian saat berada di Tanah Suci. Menurutnya, pemahaman yang matang akan membuat jamaah tidak kebingungan meskipun dalam kondisi darurat.

​"Harapannya, teman-teman bisa melaksanakan haji dengan ilmu yang sudah dimiliki dan mandiri. Bisa berdoa sendiri, bisa melaksanakan sendiri seandainya terpisah dengan pembimbingnya," ujarnya.

Harapan Haji Mabrur dan Maqbul

​Sebagai pimpinan yang membidangi urusan Haji dan Umrah, Marjuki berharap seluruh materi yang disampaikan oleh para pelatih dan pembimbing selama empat hari ini benar-benar terserap dengan baik.

​"Mudah-mudahan apa yang disampaikan teman-teman pelatih maupun pembimbing sangat berguna bagi para jamaah yang tahun ini dipanggil oleh Allah untuk melaksanakan ibadah haji," harapnya.

​Menutup pernyataannya, Marjuki mendoakan agar seluruh ikhtiar ini membuahkan hasil terbaik bagi para jamaah saat kembali ke tanah air nanti. Ia berharap seluruh jamaah KBIHU Muhammadiyah Surabaya dapat meraih predikat haji yang mabrur dan maqbul.

Baca Lainnya