Lautan Nahdliyin Padati Gajayana, Kakanwil Kemenag Jatim Dampingi Presiden Prabowo dalam Mujahadah Kubro Satu Abad NU

Armand
Minggu, 8 Februari 2026 20:52 WIB
Istimewa

 

Malang, eNews – Stadion Gajayana Kota Malang menjadi saksi sejarah berkumpulnya ribuan warga Nahdliyin dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (08/02/2026). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, hadir langsung mendampingi jajaran pimpinan negara dalam kegiatan yang mengusung tema "Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, dan Kontribusi dalam Mengemban Peradaban" tersebut.

​Acara berskala nasional ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci bangsa, di antaranya Presiden RI Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Dari jajaran ulama, tampak hadir Rais ‘Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, serta para kiai sepuh dan habaib dari berbagai penjuru Jawa Timur.

Pesan Kedamaian dan Optimisme dari Presiden

​Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa haru dan bahagianya berada di tengah keluarga besar NU. Ia menegaskan bahwa selama satu abad, NU telah membuktikan diri sebagai pilar stabilitas dan penjaga persatuan nasional.

​"Kemakmuran hanya dapat terwujud dalam suasana damai. Bangsa yang maju mensyaratkan para pemimpinnya untuk rukun, bersatu, dan mengabdi sepenuhnya bagi kepentingan rakyat," tegas Presiden Prabowo.

 

Kakanwil Kemenag Jatim: NU Penjaga Harmoni Bangsa

​Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Mujahadah Kubro ini. Menurutnya, momentum satu abad ini adalah saat yang tepat untuk memperkuat komitmen kebangsaan melalui jalur spiritual.

​“Nahdlatul Ulama telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga harmoni kehidupan beragama. Mujahadah ini bukan hanya penguatan spiritual, tetapi juga penguatan komitmen untuk terus merawat persatuan dan kedamaian di bawah naungan Islam rahmatan lil ‘alamin,” ujar Akhmad Sruji Bahtiar.

​Ia juga menekankan bahwa Kementerian Agama akan terus mendukung tradisi keagamaan yang menjunjung tinggi nilai moderasi beragama dan cinta tanah air, sebagaimana yang selama ini diajarkan oleh para ulama NU.

Khidmat dalam Dzikir dan Doa untuk Bangsa

​Rangkaian acara berlangsung sangat menyentuh. Sejak pagi buta, jamaah telah memadati kawasan stadion untuk mengikuti dzikir, tahlil, dan shalawat yang dipimpin oleh para kiai sepuh. Suasana mencapai puncak kekhusyukan saat doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

​Laporan Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz, menandai dimulainya rangkaian seremonial yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh qari terbaik MTQ Nasional 2023. Sinergi antara panitia, Banser, relawan, dan aparat keamanan memastikan acara yang dihadiri lautan manusia tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

​Mujahadah Kubro ini ditutup dengan harapan besar agar di abad kedua perjalanannya, Nahdlatul Ulama semakin kuat dalam memberikan kontribusi bagi peradaban dunia dan keutuhan NKRI.

Baca Lainnya