Mobilitas Nataru 2025/2026 Meningkat Tajam, KAI Layani 4,1 Juta Penumpang dengan Ketepatan Waktu Hampir 100%

yupan
Selasa, 6 Januari 2026 14:33 WIB
Istimewa

 

Jakarta, eNews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menutup periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan capaian gemilang. Berdasarkan data periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI berhasil melayani sebanyak 4.179.095 pelanggan, mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 12,02% dibandingkan periode tahun sebelumnya.

​Kenaikan volume penumpang ini membuktikan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat untuk perjalanan wisata maupun silaturahmi keluarga.

​Okupansi Melampaui Kapasitas

​Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari tingkat keterisian kursi yang melebihi kapasitas tersedia (load factor):

  • KA Jarak Jauh: Melayani 3.392.439 pelanggan, atau mencapai 122,9% dari kapasitas kursi yang disediakan.
  • KA Lokal: Melayani 786.656 pelanggan, setara dengan 105,6% dari total kapasitas.

​Angka yang melebihi 100% ini dimungkinkan karena adanya perputaran penumpang (dinamis) yang naik dan turun di stasiun antara, khususnya pada layanan kereta api lokal.

​Performa Operasional: Tepat Waktu dan Andal

​Di tengah lonjakan penumpang yang masif, KAI tetap berhasil menjaga kualitas layanannya. Hal ini dibuktikan melalui data On Time Performance (OTP) yang sangat impresif:

  • Ketepatan Waktu Keberangkatan: Mencapai 99,68%.
  • Ketepatan Waktu Kedatangan: Mencapai 96,13%.

​Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan selama masa angkutan libur panjang ini.

​"Terima kasih kepada seluruh pelanggan. Tingginya mobilitas masyarakat dapat terlayani dengan baik seiring terjaganya kinerja operasional dan ketepatan waktu perjalanan. KAI akan terus melakukan peningkatan layanan secara berkelanjutan agar perjalanan kereta api semakin andal, aman, dan nyaman," ujar Bobby.

 

​Strategi Diskon Tarif 30% Jadi Magnet Penumpang

​Salah satu kunci sukses lonjakan penumpang kali ini adalah kebijakan tarif ekonomis. KAI memberlakukan diskon tarif 30% untuk kereta api ekonomi komersial.

​Program yang menyediakan 1.509.080 tempat duduk ini sukses besar. Hingga 5 Januari 2026, tercatat sebanyak 1.524.487 tiket diskon telah terjual (102% dari kuota awal), menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi publik yang terjangkau namun berkualitas.

​Dampak Ekonomi Bagi Daerah

​Pergerakan jutaan penumpang ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi perusahaan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Aktivitas di sekitar stasiun, sektor pariwisata, hingga penyedia transportasi lanjutan di berbagai kota tujuan turut merasakan dampak positif dari arus mudik dan balik Nataru ini.

​Ke depan, KAI berkomitmen untuk terus memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas nasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Lainnya