Wisata Mewah di Atas Rel: Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 38,6 Persen Sepanjang 2025

yupan
Jumat, 2 Januari 2026 19:47 WIB
Istimewa

 

Jakarta, eNews – Cara masyarakat Indonesia menikmati perjalanan mengalami pergeseran signifikan. Kereta api kini bukan lagi sekadar alat transportasi untuk berpindah kota, melainkan telah menjadi bagian inti dari pengalaman berwisata. Tren ini dibuktikan dengan lonjakan tajam minat masyarakat terhadap Kereta Panoramic sepanjang tahun 2025.

​Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero), jumlah pelanggan Kereta Panoramic yang dikelola KAI Wisata mencapai 150.176 orang selama tahun 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 38,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang melayani 108.337 pelanggan.

​Rekor Tertinggi di Penghujung Tahun

​Antusiasme masyarakat mencapai puncaknya pada Desember 2025. Sebanyak 16.632 pelanggan memilih layanan ini, menjadikannya capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun. Sementara itu, pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (18 Desember – 1 Januari), tercatat 20.433 pelanggan menikmati layanan kelas premium KAI Wisata, termasuk kelas Panoramic, Priority, dan Imperial.

​Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa, Kereta Panoramic dirancang khusus untuk mengubah paradigma perjalanan.

​“Pelanggan dapat menikmati pemandangan alam secara lebih luas dan nyaman. Perjalanan kereta api kini menjadi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri, bukan lagi sekadar mobilitas,” ujar Anne dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).

​Fasilitas Eksklusif dan Rute Pilihan

​Sebagai Kereta Panoramic pertama di Indonesia, sarana ini merupakan hasil modifikasi kereta eksekutif yang dilengkapi dengan:

  • Sunroof Otomatis: Memungkinkan cahaya alami masuk dan memberikan pandangan ke langit.
  • Kaca Besar: Memberikan sudut pandang luas ke arah perbukitan dan persawahan, terutama di jalur selatan Jawa.
  • Layanan Premium: Kapasitas terbatas hanya 38 tempat duduk, Dedicated Train Attendant, hidangan gratis, WiFi, dan fasilitas hiburan film.

​Saat ini, layanan ini tersedia pada rute-rute favorit seperti Argo Wilis (Surabaya Gubeng–Gambir PP), Turangga (Bandung–Surabaya Gubeng PP), hingga Mutiara Timur (Surabaya Pasar Turi–Ketapang PP).

​Dampak Positif Bagi Ekonomi Lokal

​Meningkatnya tren wisata kereta premium ini ternyata membawa "angin segar" bagi pelaku usaha di daerah. Arus wisatawan yang meningkat di stasiun-stasiun tujuan mendorong pertumbuhan sektor kuliner, UMKM cenderamata, hingga jasa perhotelan lokal.

​“Ke depan, KAI berkomitmen terus mengembangkan layanan yang berorientasi pada customer experience guna memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi kereta api,” tutup Anne.

​Bagi masyarakat yang ingin merasakan sensasi melihat keindahan alam Indonesia dari balik kaca raksasa, pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access dan kanal resmi lainnya untuk keberangkatan tahun 2026.

Baca Lainnya