Pencuri Handphone dan Tabung LPG Diamankan Polsek Simokerto, Selamat dari Amukan Massa
Armand
Rabu, 9 Oktober 2024 10:41 WIB
Surabaya, eNews - Kejelian aparat Polsek Simokerto Surabaya, saat melakukan patroli berhasil menggagalkan aksi pencurian yang terjadi di kawasan Kebon Dalem, Surabaya, pada Minggu (6/10) siang. Sekitar pukul 13.00 WIB.
Kapolsek Simokerto Surabaya Kompol Moch Irfan mengungkapkan, saat tengah berpatroli di sekitar belakang kantor Polsek, Aipda Suseno dan timnya mendapat laporan penting dari Aiptu Alim, Bhabinkamtibmas Kelurahan Simolawang.
"Warga Kebon Dalem 9 Surabaya memberikan informasi adanya seorang pria yang dicurigai sebagai pelaku pencurian handphone dan tabung LPG di lingkungan setempat. Kecurigaan ini didukung bukti rekaman CCTV yang menunjukkan ciri-ciri pelaku," ungkap Kompol Irfan.
Tanpa menunggu lama, ungkap Kompol Irfan anggota kami Aipda Suseno bersama patroli Polsek Simokerto segera bergerak ke lokasi.
"Setibanya di Kebon Dalem 9, polisi menemukan pelaku berinisial MA, seorang pemuda berusia 18 tahun, yang sesuai dengan ciri-ciri dalam rekaman," tutur Kompol Irfan, pada Selasa (8/10).
Kompol Irfan mengatakan, sesampainya di TKP kemudian anggota langsung mengamankan MA dan membawanya ke Polsek Simokerto dan saat diinterogasi. Di hadapan petugas, MA akhirnya mengakui perbuatannya mencuri handphone dan tabung LPG di dua lokasi berbeda, yakni Kebon Dalem 7 dan Kebon Dalem 9.
Ketegangan memuncak ketika massa yang berkumpul di Balai RW 6 mulai berusaha menghukum pelaku dengan cara mereka sendiri. Namun, berkat kesigapan anggota Polsek Simokerto, yang dibantu warga dan pengurus kampung, aksi main hakim sendiri berhasil dicegah.
MA pun segera digelandang ke mobil patroli untuk diamankan dari amukan warga yang semakin memanas.
Atas tindakannya, MA dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Kapolsek Simokerto, Kompol Moh Irfan, dalam menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga barang-barang berharga mereka di tempat yang aman guna mencegah tindak kejahatan.
Ia juga menegaskan agar warga tidak main hakim sendiri ketika menemukan pelaku tindak kriminal, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian untuk penanganan yang sesuai.
Baca Lainnya
Tim Tabur Gabungan Ringkus Mila Indriani, Buronan Korupsi Kredit Fiktif Bank Jatim di Bali
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 20 Jam
Kejari Surabaya Tahan Tersangka Perusakan Rumah Medokan Ayu, Perkara Segera Disidangkan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 10 Hari
Kado Akhir Tahun: 47 Personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak Resmi Naik Pangkat
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 15 Hari
Respons Cepat Laporan Warga, Satreskrim Polres Pasuruan Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Pandaan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 16 Hari
Borong Prestasi di 2025, Kejari Tanjung Perak Raih Predikat Terbaik Nasional hingga Regional
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 18 Hari
Kejagung Tangkap Gus Yazid di Bekasi Terkait Kasus Korupsi Aset Tanah di Cilacap
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 23 Hari
Jamin Keamanan Natal 2025, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Sterilisasi Sejumlah Gereja
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 23 Hari
Pemilik Akun @vevelorenziaa Dilaporkan Ke Polrestabes Surabaya Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 23 Hari
Jelang Nataru, Satlantas Polrestabes Surabaya Amankan Ratusan Motor Knalpot Brong dan Protolan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 29 Hari
Polres Tanjung Perak Musnahkan 2 Kilogram Narkotika Hasil Ungkap Kasus Sepanjang 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
