Pulihkan Trauma Anak Penyintas, Tim KawanMu Hadirkan 'Taman Padi Melati' di Tapanuli Selatan
M Arif'an
Rabu, 14 Januari 2026 12:58 WIB
Tapanuli Selatan, eNews – Komitmen kemanusiaan ditunjukkan oleh Korps Relawan Sosial Muhammadiyah (KawanMu) dengan terjun langsung ke wilayah terdampak di Tapanuli Selatan. Tiba pada Selasa (13/1/2026), tim langsung bergerak memberikan pendampingan psikososial melalui program inovatif bernama TPM (Taman Padi Melati).
Ruang Aman di Masjid Taqwa Muhammadiyah
Kegiatan TPM ini dipusatkan di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru. Program ini dirancang khusus sebagai ruang aman dan ramah anak, tempat para penyintas kecil dapat kembali bermain, belajar, dan mengekspresikan perasaan mereka setelah melalui kejadian sulit.
Fitria Emazola, Tim Asistensi KawanMu MPKS PPM sekaligus Wakil Ketua Nasional KawanMu, menjelaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan anak-anak tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit.
"Kegiatan ini adalah bagian penting dalam proses pemulihan agar anak-anak penyintas tetap mendapatkan perhatian serta dukungan yang memadai. Sejak tiba kemarin, kami langsung mengawali dengan mengajar mengaji bagi 12 anak di Desa Batu Hula," ungkap Fitria.
Sinergi Relawan Lintas Universitas
Aksi kemanusiaan ini diperkuat oleh tim ahli dan relawan muda yang berdedikasi. Tim asistensi terdiri dari Fitria Emazola dan Fathur Rachman, didampingi oleh 10 relawan psikososial.
Di bawah komando Dio Saputra dan Fernando Torres (Universitas Muhammadiyah Jakarta), tim ini juga diperkuat oleh mahasiswa dari berbagai universitas ternama, seperti:
- UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: Hanania Rahima Putrina K dan Robiahtul Adwiyah Hasibuan.
- Universitas Padjadjaran: Firdaus Ali Husein.
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Marlinda, Afandra Rijalul Fikro, dan M. Haidar Umar.
Komitmen Pendampingan 30 Hari
Meski baru saja menempuh perjalanan darat selama 12 jam dari Bandara Kualanamu Medan, semangat para relawan tetap membara. Dio Saputra menegaskan bahwa timnya akan bersiaga di Tapanuli Selatan hingga 30 hari ke depan.
"Insya Allah kami akan hadir di sini selama sebulan. Kami menggunakan pendekatan partisipatif yang berpusat pada kebutuhan anak, mulai dari permainan edukatif hingga aktivitas seni untuk membangkitkan kembali rasa percaya diri dan keceriaan mereka," tutur Dio.
Langkah Menuju Pemulihan Berkelanjutan
Melalui program Taman Padi Melati, KawanMu menegaskan komitmennya untuk mendampingi proses pemulihan masyarakat secara berkelanjutan. Fokus utamanya adalah membantu anak-anak tumbuh dan berkembang secara sehat, baik secara fisik maupun mental, pascabencana.
Diharapkan, kehadiran relawan KawanMu dapat menjadi pemantik semangat bagi warga Tapanuli Selatan untuk bangkit kembali, dimulai dari senyuman anak-anak mereka.
Baca Lainnya
Wujudkan Grand Design Pendidikan Terintegrasi, PCM Kenjeran Bebaskan Dua Lahan Strategis
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Sinergi Lintas Suku di Jawa Timur Gelar "Panggung Seni dan Amal" untuk Korban Bencana Sumatera
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Tembus Arus Banjir, Tim Siaga Bencana Nurul Hayat Gresik Pasok Makanan Siap Saji di Lamongan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 2 Hari
Awali Tahun 2026 dengan Kepedulian, Komunitas JKS Santuni Griya Yatim dan Balita Sidoarjo
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Silaturrahmi Akbar 1000 Guru Qur'an: Mempererat Persaudaraan dan Menguatkan Peran Guru Al-Qur'an
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 3 Hari
Pembukaan PKTM I IPM Situbondo, IPM Jatim Ingatkan Pentingnya Transfer Ilmu
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
Awali Tahun 2026, Kendangsari Peduli Gelar Aksi Bersih-Bersih Masjid dan Pererat Silaturahmi
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
Kajian Ahad Pagi PCM Mulyorejo, Mengupas Karakter Pemimpin Muhammadiyah yang Jujur dan Adil
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
Wujud Empati, Alumni LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah Terpilih Jadi Relawan Aksi Sosial ke Aceh-Sumut
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 5 Hari
