Wujud Empati, Alumni LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah Terpilih Jadi Relawan Aksi Sosial ke Aceh-Sumut

yupan
Minggu, 11 Januari 2026 07:08 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – Semangat kemanusiaan terus dipupuk di lingkungan LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah. Pada Sabtu (10/01/2026), suasana haru sekaligus bangga menyelimuti asrama saat seluruh anak asuh dan pengurus melepas keberangkatan salah satu alumni terbaik mereka, Tasya, untuk mengemban misi kemanusiaan di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

​Tasya akan bergabung dengan rombongan relawan di bawah naungan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia bersama 20 relawan terpilih lainnya dari seluruh Indonesia akan bertolak dari Jakarta menuju lokasi terdampak musibah banjir guna membantu proses pemulihan pasca-bencana.

Melalui Seleksi Ketat di Malang

​Keikutsertaan Tasya dalam aksi nasional ini tidak didapatkan dengan mudah. Mahasiswi penerima beasiswa KIP-Kuliah (KIPK) ini harus bersaing ketat dalam proses penjaringan kompetensi yang dilakukan di Kota Malang.

​Dari total 80 pendaftar yang mengikuti serangkaian materi dan tes intensif selama tiga hari, hanya 23 orang yang dinyatakan lolos dan layak diberangkatkan. Tasya menjadi salah satu dari sedikit anak muda yang dinilai memiliki ketangguhan dan kompetensi untuk terjun ke lapangan.

Belajar di Tengah Keterbatasan

​Bagi Tasya, tugas ini bukan sekadar menjalankan misi organisasi, melainkan sebuah kesempatan emas untuk menempa diri.

​"Saya merasa sangat bangga bisa menjadi salah satu relawan yang terpilih. Bagiku, inilah kesempatan untuk belajar langsung bagaimana cara beradaptasi dan memberi manfaat dalam kondisi yang serba terbatas," ungkap Tasya sesaat sebelum keberangkatan.

 

Harapan untuk Generasi Penerus

​Kepala LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah, Fitria, menyatakan dukungannya secara penuh. Keberangkatan Tasya diharapkan menjadi pemantik semangat bagi anak-anak asuh lainnya yang masih berada di asrama.

​"Harapan ke depan, anak-anak LKSA Muhammadiyah lainnya juga bisa melakukan aksi sosial serupa. Ini adalah wujud nyata dari rasa empati dan semangat berbagi, sekaligus menjadi pembelajaran hidup yang tidak didapatkan di bangku sekolah formal," tutur Fitria.

​Aksi sosial MPKS PP Muhammadiyah ini difokuskan pada pemulihan infrastruktur sosial dan pendampingan warga pasca-banjir, sebagai bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam bidang kebencanaan dan kesejahteraan sosial.

Baca Lainnya