Sapu Bersih Kemenangan, SMK Mudisa Surabaya Sabet Emas E-Sport di Olimpicad VIII Makassar 2026

yupan
Sabtu, 14 Februari 2026 15:21 WIB
Istimewa

Makassar, eNews - Kontingen SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK Mudisa) sukses mengukir sejarah baru di ajang nasional Olimpiade Ahmad Dahlan (OLIMPICAD) VIII yang digelar di Makassar, 12–14 Februari 2026. Mewakili Provinsi Jawa Timur, tim E-Sport SMK Mudisa berhasil membawa pulang medali emas dengan catatan kemenangan sempurna atau "100 persen".

Dominasi Mutlak Sepanjang Turnamen

​Tampil dominan sejak babak penyisihan, tim kebanggaan Surabaya ini menunjukkan kelasnya dengan menyapu bersih setiap pertandingan lewat skor meyakinkan 2–0. Menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai provinsi di Indonesia, koordinasi yang solid dan eksekusi taktik yang matang menjadi kunci mereka tak terkalahkan sepanjang turnamen.

​Kepala SMK Mudisa, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas mentalitas juara yang ditunjukkan para siswa.

​"Perjalanan mereka tidak mudah, penuh tantangan dan persaingan ketat. Namun dengan semangat juang yang tinggi, mereka mampu membuktikan kualitasnya di tingkat nasional," ujarnya.

Bukan Sekadar Permainan

​Keberhasilan ini bukan diraih secara instan. Tim E-Sport SMK Mudisa memang dikenal sebagai langganan juara berkat sistem pembinaan yang terstruktur, mulai dari:
Latihan Terjadwal: Intensitas latihan yang konsisten untuk mengasah mekanik dan strategi.

Penguatan Mental: Simulasi tekanan pertandingan untuk menjaga fokus di panggung besar.

Analisis Strategi: Evaluasi rutin untuk membaca pergerakan lawan dan meminimalkan kesalahan.

​Pembina tim, Fahmi, menyebutkan bahwa medali emas ini merupakan rekor baru bagi sekolah. "Alhamdulillah, sebelumnya kami belum pernah meraih emas di tingkat nasional Olimpicad. Ini adalah pencapaian luar biasa yang kami harap bisa menjadi batu loncatan menuju kompetisi internasional," tuturnya.

Misi Menuju Era Digital

​Prestasi ini mempertegas visi SMK Mudisa dalam mencetak lulusan yang kompeten di era digital. Pihak sekolah memandang E-Sport bukan sekadar hobi, melainkan wadah pengembangan soft skills penting seperti:
Pertama, ​Kerja sama tim dan komunikasi efektif.
Kedua, ​Kepemimpinan dalam mengambil keputusan cepat.
Ketiga, ​Pengendalian emosi di bawah tekanan tinggi.

​Dengan raihan emas 100 persen ini, SMK Mudisa tidak hanya mengharumkan nama Jawa Timur, tetapi juga membuktikan bahwa pendidikan kejuruan mampu bersaing dan unggul dalam industri kreatif digital di level nasional.

Baca Lainnya