Tatap Era Digital, PCM Sukolilo Rumuskan Langkah Strategis di Sejuknya Trawas

yupan
Sabtu, 31 Januari 2026 21:58 WIB
Istimewa

 

Mojokerto, eNews – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukolilo Kota Surabaya sukses menggelar agenda krusial Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) pada Sabtu–Ahad (31/1–1/2). Bertempat di Waroeng Desa Trawas, Mojokerto, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi besar bagi seluruh pengurus dan elemen organisasi di bawah naungan PCM Sukolilo.

Musypimcab: Momentum Penataan Organisasi

​Agenda diawali dengan Musypimcab yang difokuskan pada penyusunan arah kebijakan strategis organisasi. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dr. H. M. Ridlwan, M.Pd, hadir secara langsung untuk membuka acara sekaligus memberikan suntikan motivasi.

​Dalam sambutannya, Dr. Ridlwan menekankan pentingnya sinergi kolektif. "Musypimcab ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penting untuk menata langkah konkret bagi kemajuan Muhammadiyah di Sukolilo. Evaluasi program kerja yang sudah berjalan harus dilakukan agar ke depan lebih efektif dan tepat sasaran," tegasnya.

Raker 2026: Fokus Pendidikan dan Dakwah Digital

​Memasuki sesi Rapat Kerja, suasana diskusi menjadi semakin dinamis. PCM Sukolilo bersama perwakilan Organisasi Otonom (Ortom) seperti Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, IPM, dan HW, membedah rancangan program untuk setahun ke depan.

​Ketua PCM Sukolilo, Dr. H. M. Farid, ST, MT, mengungkapkan bahwa tantangan modernisasi menjadi poin utama dalam pembahasan.

​"Di tahun 2026 ini, fokus utama kami adalah menggencarkan program pendidikan berbasis nilai Muhammadiyah yang adaptif terhadap era digital. Selain itu, kami berkomitmen memperluas jaringan dakwah dan optimalisasi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Sukolilo," jelasnya.

 

Sinergi dalam Suasana Kekeluargaan

​Pemilihan lokasi di kawasan pegunungan Trawas yang sejuk memberikan warna tersendiri. Di sela-sela pembahasan formal, para peserta mengikuti sesi workshop singkat dan pelatihan untuk memperkaya wawasan manajerial.

​Suasana alam yang tenang di Waroeng Desa sukses mencairkan ketegangan diskusi, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah antar-pengurus. Keakraban ini diharapkan menjadi modal sosial yang kuat dalam menjalankan roda organisasi.

Harapan dan Komitmen Dakwah

​Kegiatan ditutup dengan kesepakatan kolektif untuk terus menjaga semangat persatuan. PCM Sukolilo optimis bahwa hasil dari Musypimcab dan Raker ini akan menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh kader untuk terus menebar manfaat, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memajukan bangsa melalui misi dakwah yang berkemajuan. (Nov)

Baca Lainnya