Agenda Ramadhan IPM SMAMX: Tarawih Keliling Hingga Kampung Ramadhan Peneleh

yupan
Selasa, 17 Februari 2026 16:44 WIB
Dokumen Humas

 

Surabaya, eNews – Mengawali malam pertama bulan suci Ramadhan 1447 H, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX) menggelar sholat tarawih perdana di Masjid KH. M. Anwar Zain, Pusat Dakwah Muhammadiyah Surabaya, Senin malam (16/2).

​Kegiatan ini menandai dimulainya "Ramadhanologi", rangkaian agenda tahunan ikonik IPM SMAMX yang dirancang khusus untuk membawa suasana Ramadhan yang asyik dan bermakna bagi generasi Z.

Bakti Sosial Sebagai Pembuka

​Sejatinya, geliat Ramadhanologi tahun ini sudah dimulai sejak 9 Februari 2026. Para pelajar SMAMX turun langsung ke masyarakat melalui aksi nyata berupa bakti sosial bersih-bersih masjid dan layanan cuci AC gratis di sejumlah titik di Surabaya. Aksi pragmatis ini menjadi simbol kesiapan fisik dan mental para pelajar dalam menyambut bulan penuh berkah.

Safari 10 Malam Pertama: Traweh Keliling

​Program unggulan "Traweh Keliling" (Tarling) direncanakan akan berlangsung selama 10 malam pertama Ramadhan. Para kader IPM SMAMX akan berkeliling ke berbagai masjid di sudut kota Surabaya. Tidak hanya sekadar sholat berjamaah, mereka juga menghidupkan malam dengan tadarus Al-Qur'an dan diskusi keagamaan santai.

​Ketua Umum PR IPM SMAMX, Axele, menjelaskan bahwa pendekatan tahun ini memang dibuat lebih relevan dengan gaya anak muda.

​"Kegiatan ini kami kemas agar menarik dan asyik bagi Gen Z. Selain Tarling, kami juga akan berkolaborasi dengan Polsek Genteng untuk bagi takjil dan buka bersama, serta ikut menyemarakkan Kampung Ramadhan Peneleh bersama PCM Genteng. Kami ingin vibes Ramadhan tahun ini jauh lebih bahagia dan berkesan," ungkap Axele.

 

Dukungan Penuh Sekolah

​Inisiatif para pelajar ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Kepala SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, Salim Bahrisy, S.K.M., menegaskan bahwa sekolah mendukung penuh implementasi ibadah yang nyata di lapangan.

​"Ini adalah bentuk dakwah dan pendidikan nyata. Siswa tidak hanya belajar teori, tapi langsung mengimplementasikan ibadah dengan pendampingan yang terukur. Sekolah tentu mendukung penuh kegiatan syiar yang berkelanjutan seperti ini," ujarnya.

Membangun Karakter Lewat Syiar

​Melalui Ramadhanologi, IPM SMAMX membuktikan bahwa ibadah di bulan Ramadhan bisa dijalankan dengan kreatif dan kolaboratif. Program ini diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan nilai keislaman, sekaligus memperkuat identitas pelajar Muhammadiyah sebagai agen penggerak syiar di tengah masyarakat urban Surabaya.

Baca Lainnya