Transformasi Kesalehan Ekologis: MLH PP Muhammadiyah Luncurkan "Green Ramadhan 1447 H" dan Aplikasi GreenMu.App

M Arif'an
Selasa, 17 Februari 2026 22:20 WIB
Istimewa

 

Jakarta, eNews – Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam melalui peluncuran agenda tahunan Green Ramadhan 1447 H. Tahun ini, Muhammadiyah tidak hanya mengedukasi, tetapi juga mengintegrasikan nilai teologis dengan teknologi digital dan kolaborasi lintas sektoral untuk menghadapi krisis iklim.

​Kegiatan ini dirancang sebagai gerakan sistemik yang menghubungkan wacana intelektual, kebijakan operasional, hingga aksi nyata di akar rumput.

Penguatan Teologi Lewat Webinar Nasional

​Rangkaian Green Ramadhan dibuka dengan dua diskusi strategis yang menyasar isu-isu krusial:

  • Webinar Green Hajj: Membahas transformasi ibadah haji yang ramah lingkungan, fokus pada pengurangan jejak karbon dan pengelolaan sampah jamaah.
  • Webinar Hutan Wakaf: Menyoroti pemanfaatan skema wakaf produktif untuk rehabilitasi lahan kritis dan pemberdayaan ekonomi umat.

​Tak berhenti di diskusi, MLH juga menggelar FGD Edu Forest untuk merumuskan model kawasan hutan edukatif yang nantinya akan direplikasi di berbagai daerah sebagai laboratorium pembelajaran ekologi berbasis riset.

Puncak Acara: Peluncuran Empat Inisiatif Strategis

​Sebagai langkah operasional, MLH PP Muhammadiyah resmi meluncurkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi kompas gerakan lingkungan persyarikatan ke depan:

  1. Program Pengelolaan Sampah: Pendekatan dari hulu ke hilir yang mencakup pemilahan sumber hingga penguatan bank sampah berbasis teknologi.
  2. Program Edu Forest: Transformasi pendidikan berkelanjutan berbasis kawasan hutan.
  3. Muhammadiyah Green Movement: Konsolidasi aksi lingkungan kolektif dari tingkat pusat (Pimpinan Pusat) hingga ke tingkat Ranting (Desa).
  4. GreenMu.App: Platform digital inovatif untuk mencatat aksi hijau, kampanye, dan integrasi data lingkungan secara nasional.

Kolaborasi Multipihak dan Dukungan Digital

​Sekretaris MLH PP Muhammadiyah, Djihadul Mubarok, menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab keimanan.

​"Ramadhan adalah momentum strategis untuk membangun kesadaran kolektif. Kami ingin memastikan setiap inisiatif memiliki dampak terukur. Oleh karena itu, keterlibatan kementerian, lembaga pendanaan, filantropi, dan sektor swasta menjadi fondasi penting agar program tidak berhenti pada simbolik saja," ujar Djihadul.

 

​Implementasi gerakan ini didukung oleh berbagai kolaborator kuat, mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, BPKH, LAZISMU, hingga sektor swasta dan mitra internasional seperti Lestari Project dan Plasticpay.

Membangun Peradaban Hijau

​Hadirnya GreenMu.App menjadi instrumen penting dalam transformasi ini. Dengan aplikasi tersebut, setiap aksi lingkungan yang dilakukan warga Muhammadiyah dapat tercatat dan dievaluasi secara transparan.

​Melalui Green Ramadhan 1447 H, Muhammadiyah berupaya menghadirkan Islam sebagai solusi nyata atas krisis ekologis kontemporer, sekaligus membuktikan bahwa sinergi antara iman, kebijakan publik, dan inovasi teknologi mampu membangun masa depan yang berkelanjutan.

Baca Lainnya