Apresiasi Baitul Arqom PCM Sawahan, PWM Jatim: Momentum Strategis Rangkul Generasi Muda

yupan
Selasa, 17 Februari 2026 12:53 WIB
Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Drs. Muhammad Sulthon Amin, MM. (Yuda/eNews)

Surabaya, eNews - Pelaksanaan Baitul Arqom yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sawahan di Hotel Great Diponegoro pada Selasa (17/2/2026), mendapatkan apresiasi tinggi dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah inovatif dalam memperkuat konsolidasi organisasi menjelang bulan suci Ramadhan.

Suasana Baru untuk Semangat Baru

​Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Drs. Muhammad Sulthon Amin, MM, menyatakan kekagumannya atas inisiatif PCM Sawahan yang memilih hotel sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, pemilihan tempat yang representatif memberikan suasana dan energi yang berbeda bagi para peserta.

​"Saya sangat mengapresiasi Cabang membuat acara seperti ini, apalagi di hotel. Suasananya berbeda, semangatnya pun bisa lebih maksimal, terutama dalam mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan," ujarnya.

Fokus pada Regenerasi dan Generasi Z

​Salah satu poin utama yang disoroti Sulthon Amin adalah keberanian PCM Sawahan dalam melibatkan dan membahas strategi dakwah bagi anak muda (Generasi Z dan Millenial). Ia pun menekankan bahwa organisasi otonom seperti IPM, IMM, NA, dan Pemuda Muhammadiyah tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri.

​"Anak muda kita memiliki dunianya sendiri. Kita harus membimbing, memberi wadah, dan mendengar apa kebutuhan mereka. Jika dibiarkan, mereka bisa 'liar' dan hilang dari barisan kader kita," tegasnya.


Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Drs. Muhammad Sulthon Amin, MM. memberikan materi Baitul Arqom. (Yuda/eNews)

Harapan untuk Kepemimpinan Masa Depan

​Melalui Baitul Arqom ini, PWM Jatim berharap agar hambatan-hambatan dalam proses regenerasi di tingkat cabang dapat segera teratasi. Sulthon Amin mendorong para senior untuk tidak hanya memberikan pelatihan ideologi, tetapi juga membantu jaringan (networking) bagi kader muda, baik dalam bidang pendidikan maupun karier.

​"Harapannya, regenerasi di tingkat cabang berjalan baik. Kita harus memikirkan masa depan mereka, dicarikan jaringan sekolah, kampus, bahkan kalau perlu dicarikan jodoh juga agar ikatan dengan Muhammadiyah semakin kuat," pungkasnya.

​Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pimpinan cabang lainnya untuk terus melakukan terobosan dalam membina kader dan menjawab persoalan-persoalan nyata yang dihadapi persyarikatan saat ini.

Baca Lainnya