Arus Logistik Kalimantan Tengah Menguat, TPK Bagendang Bukukan Pertumbuhan Peti Kemas 4 Persen di 2025

Armand
Senin, 19 Januari 2026 19:01 WIB
Istimewa

 

Sampit, eNews – Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang menunjukkan performa impresif sepanjang tahun 2025. Salah satu terminal kunci di bawah pengelolaan PT Pelindo Terminal Petikemas ini berhasil mencatatkan pertumbuhan arus peti kemas yang positif, sekaligus menunjukkan peningkatan efisiensi operasional yang signifikan di wilayah Kalimantan Tengah.

​Kinerja Operasional Melampaui Target

​Hingga Desember 2025, TPK Bagendang mencatat arus peti kemas sebesar 75.175 TEUs, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang mencapai 72.233 TEUs. Kenaikan ini diikuti dengan peningkatan indikator produktivitas yang melampaui target:

  • Box Ship Hour (BSH): Mencapai 19,46 (Target: 17).
  • Berth Crane Hour (BCH): Mencapai 28,27 (Target: 27).
  • Effective Time (ET) / Berthing Time (BT): Berhasil ditekan hingga 69,28%.

​Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menjelaskan bahwa efektivitas peralatan dan ketepatan pola kunjungan kapal menjadi kunci utama pencapaian ini. "Meskipun ada penyesuaian jumlah ship call, arus peti kemas tetap tumbuh positif karena utilisasi kapasitas kapal dan efektivitas layanan bongkar muat yang semakin meningkat," ungkapnya, Senin (19/1/2026).

​Inovasi Jam Kerja dan Rencana Penambahan Alat

​Salah satu terobosan strategis yang dilakukan TPK Bagendang adalah penambahan jam operasional. Kebijakan menambah jam kerja dari 20 jam menjadi 21 jam terbukti efektif mempercepat arus bongkar muat.

​Menatap tahun 2026, TPK Bagendang telah menyiapkan langkah ekspansi besar:

  • Penambahan Container Crane: Saat ini operasional masih ditopang satu unit alat. Penambahan unit baru diharapkan dapat menekan waktu tunggu kapal (waiting time) secara drastis.
  • Menuju Operasional 24/7: KAI dan para pengguna jasa berharap terminal dapat segera beroperasi penuh 24 jam sehari selama 7 hari seminggu.

​Dukungan dari Pengguna Jasa

​Kepala Operasional PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Sampit, Cahya Agung Saputra, mengapresiasi perbaikan kinerja tersebut. Menurutnya, penambahan jam kerja operasional memberikan dampak langsung terhadap kelancaran arus barang.

​“Kami berharap ke depan TPK Bagendang dapat merealisasikan operasional 24/7 pada tahun 2026. Hal ini akan sangat mendorong peningkatan arus kapal dan peti kemas secara lebih optimal,” ujar Cahya.

​Komitmen Mendukung Ekonomi Daerah

​Capaian solid di tahun 2025 ini mempertegas komitmen TPK Bagendang dalam menjaga keandalan logistik nasional. Dengan peningkatan fasilitas dan efisiensi operasional, TPK Bagendang siap menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah dan memastikan kelancaran distribusi barang bagi masyarakat.

Baca Lainnya