Arus Peti Kemas TPK Ambon 2025 Tembus 112 Ribu TEUs, Perkuat Logistik Indonesia Timur

Armand
Selasa, 20 Januari 2026 11:23 WIB
Istimewa

 

Ambon, eNews – Terminal Peti Kemas (TPK) Ambon melaporkan capaian gemilang sepanjang tahun 2025. Sebagai jantung logistik di kawasan Maluku, TPK Ambon mencatat arus peti kemas sebesar 112.502 TEUs, tumbuh positif dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar 108.528 TEUs.

​Peningkatan ini menjadi bukti nyata efektivitas transformasi operasional yang dijalankan perusahaan dalam mendukung konektivitas dan distribusi barang di kawasan Indonesia Timur.

​Transformasi Operasional Jadi Kunci Pertumbuhan

​Terminal Head TPK Ambon, Yandi Sofyan Hadi, mengungkapkan bahwa pertumbuhan arus peti kemas ini merupakan buah dari upaya berkelanjutan dalam memodernisasi layanan terminal.

​“Capaian tahun 2025 menunjukkan bahwa TPK Ambon semakin krusial dalam menjaga kelancaran arus logistik regional. Melalui program transformasi operasional, kami berupaya menghadirkan layanan yang lebih efisien, andal, dan kompetitif,” kata Yandi dalam keterangannya, Senin (20/01).

​Selama setahun terakhir, TPK Ambon berfokus pada tiga pilar utama:

  1. Optimalisasi proses bongkar muat.
  2. Peningkatan keandalan peralatan operasional.
  3. Penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).

​Dampaknya terlihat langsung pada performa lapangan, di mana angka Box Ship Hour (BSH) atau produktivitas pelayanan kapal per jam mengalami kenaikan yang signifikan.

​Sinergi dan Stabilitas Ekonomi Regional

​Selain faktor internal, kenaikan arus logistik ini didorong oleh geliat aktivitas perdagangan di Maluku serta stabilitas operasional terminal. Hubungan yang harmonis dengan perusahaan pelayaran dan pemangku kepentingan (stakeholders) turut memperlancar arus distribusi antarpulau.

​Apresiasi juga datang dari pelaku industri. Ketua DPW ALFI/ILFA Provinsi Maluku, H.B. Sirait, menilai konsistensi TPK Ambon dalam menjaga kesiapan alat menjadi faktor pembeda.

​“Kami melihat PT Pelindo Terminal Petikemas Ambon bekerja konsisten menjaga kinerja dan kesiapan alat bongkar muat, baik di sisi kapal maupun di darat. Inilah yang membuat arus peti kemas 2025 dapat tumbuh positif,” ujar Sirait.

​Target 2026: Fokus Digitalisasi

​Menyongsong tahun 2026, TPK Ambon tidak lantas berpuas diri. Yandi menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan peta jalan baru untuk memperkuat peran TPK Ambon sebagai penopang logistik nasional.

​“Pada tahun 2026, kami akan melanjutkan penguatan melalui digitalisasi layanan, peningkatan efisiensi operasional, dan pengembangan kapasitas SDM secara berkelanjutan,” tambahnya.

​Dengan performa yang terus menanjak, TPK Ambon optimistis dapat terus mendorong pemerataan pembangunan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Maluku serta Indonesia Timur secara luas.

Baca Lainnya