Perkuat Keandalan Operasional, Terminal Teluk Lamong Implementasikan 4 ISO Series Secara Terintegrasi
Armand
Selasa, 20 Januari 2026 18:23 WIB
Surabaya, eNews – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali menegaskan posisinya sebagai pionir layanan pelabuhan yang aman, efisien, dan berintegritas. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Audit Eksternal Sistem Manajemen Terintegrasi ISO Series Tahun 2026 yang berlangsung mulai 12 hingga 30 Januari 2026.
Audit komprehensif ini dilakukan di seluruh lini operasional, mencakup PT Terminal Teluk Lamong, Terminal Petikemas (TPK) Teluk Lamong, TPK Berlian, hingga TPK Nilam.
Sinergi Empat Standar Internasional
Dalam audit tahun ini, TTL mengintegrasikan empat standar ISO sekaligus untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai koridor internasional. Keempat standar tersebut meliputi:
- ISO 9001:2015: Menjamin konsistensi Sistem Manajemen Mutu layanan.
- ISO 45001:2018: Fokus pada Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
- ISO 50001:2018: Optimasi penggunaan energi yang berkelanjutan.
- ISO 37001:2016: Penguatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan guna menjaga integritas perusahaan.
Efisiensi Melalui Audit Terintegrasi
Penerapan metode audit terintegrasi ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk mendapatkan hasil yang lebih holistik. Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, M. Syukur, menjelaskan bahwa metode ini tidak hanya memangkas waktu proses audit, tetapi juga memastikan setiap sistem manajemen tidak berdiri sendiri-sendiri.
"Metode ini terbukti lebih efisien dan efektif karena waktu audit lebih singkat dan hasilnya lebih komprehensif. Tantangannya adalah tim kami harus benar-benar siap dalam dokumentasi dan implementasi lapangan secara serentak," ujar Syukur.
Ia pun menambahkan bahwa tujuan utama audit ini bukan sekadar mempertahankan sertifikat di atas kertas, melainkan memberikan nilai tambah nyata bagi para pemangku kepentingan. "Penerapan ISO terintegrasi membantu TTL menjaga kualitas layanan, mengoptimalkan energi, dan memperkuat pencegahan penyuapan. Ini berdampak langsung pada kepercayaan pengguna jasa," tambahnya.
Komitmen Perbaikan Berkelanjutan
Rangkaian audit yang dilakukan oleh auditor eksternal independen ini melibatkan seluruh unit kerja di lingkungan TTL. Data dan dokumen sepanjang tahun 2025 menjadi bukti nyata konsistensi perusahaan dalam menjalankan tata kelola yang baik.
Dengan terlaksananya audit ini, PT Terminal Teluk Lamong kian memantapkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Langkah ini diharapkan dapat terus meningkatkan daya saing layanan kepelabuhanan nasional di kancah global.
Baca Lainnya
Hotel di Yogyakarta Manfaatkan Momentum Imlek dan Ramadan untuk Dongkrak Pariwisata Awal 2026
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
Transformasi Digital & Operasional Pacu Arus Peti Kemas Merauke Naik 13,5%
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
Pulih dari Kendala Alat, Arus Logistik di TPK Kupang Kembali Normal
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 13 Hari
Berbuka Puasa Sambil Healing, Angonjiwo Bawen Usung Konsep Bali di Ramadhan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 14 Hari
Arus Peti Kemas TPK Ambon 2025 Tembus 112 Ribu TEUs, Perkuat Logistik Indonesia Timur
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 15 Hari
Arus Logistik Kalimantan Tengah Menguat, TPK Bagendang Bukukan Pertumbuhan Peti Kemas 4 Persen di 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 16 Hari
Transformasi Digital Berbuah Manis, Arus Peti Kemas TPK Ternate Tumbuh 6 Persen di 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 22 Hari
Arus Mudik Nataru 2025/2026 Sukses, Penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Naik 2,16 Persen
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 23 Hari
Perkuat Konektivitas Maritim, Terminal Teluk Lamong Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di Tahun 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 26 Hari
