Capaian 23 Juta Jam Kerja Aman, Terminal Teluk Lamong Sabet Dua Penghargaan K3 dari Gubernur Jatim

Armand
Kamis, 19 Februari 2026 14:18 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – PT Terminal Teluk Lamong (PT TTL) mengukuhkan posisinya sebagai pionir pelabuhan dengan standar keselamatan tinggi. Bertepatan dengan peringatan Bulan K3 Nasional 2026, anak usaha Pelindo ini resmi menerima dua penghargaan bergengsi dari Gubernur Jawa Timur: Penghargaan Zero Accident (Kecelakaan Nihil) dan Penghargaan Pencegahan serta Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV-AIDS) di tempat kerja.

​Prestasi ini menjadi kado istimewa bagi perusahaan, sekaligus bukti nyata keberhasilan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang konsisten dan berkelanjutan.

Rekor 23 Juta Jam Tanpa Kecelakaan

​PT TTL mencatatkan angka impresif sebanyak 23.575.501 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja. Rekor ini diraih dalam periode panjang, terhitung sejak 1 November 2017 hingga 31 Oktober 2025. Capaian ini menempatkan TTL sebagai salah satu perusahaan dengan performa keselamatan kerja terbaik di wilayah Jawa Timur.

​Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, M. Syukur, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi seluruh elemen perusahaan.

​"Penghargaan ini bukan hanya milik manajemen, tetapi hasil kerja keras dan komitmen seluruh pegawai serta dukungan kuat para mitra kerja. Terima kasih atas dedikasi tanpa henti dalam menjaga standar keselamatan dan lingkungan kerja terbaik," ujar M. Syukur, Kamis (19/02/2026).

 

Predikat Platinum untuk Program Kesehatan

​Selain aspek keselamatan fisik, PT TTL juga meraih penghargaan kategori Platinum atas penerapan program P2HIV-AIDS. TTL dinilai konsisten dalam memberikan edukasi, perlindungan, dan pencegahan yang berdampak signifikan bagi kesejahteraan pekerja serta mitra kerja di lingkungan terminal.

​Keberhasilan ganda ini tidak lepas dari Transformasi HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang dicanangkan sejak 2023. Beberapa langkah strategis yang konsisten dijalankan antara lain:

  • Management Walkthrough (Tinjauan lapangan oleh jajaran direksi).
  • Safety Forum dan Safety Induction berkala.
  • Refreshment aspek K3 bagi seluruh personel.
  • ​Penerapan Safety Minimum Requirement yang ketat.

Menuju Daya Saing Global

​Transformasi HSSE di PT TTL bertujuan untuk memitigasi risiko di lapangan sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman guna memacu produktivitas operasional. Dengan raihan dua penghargaan ini, PT TTL semakin memperkuat profilnya sebagai terminal yang ramah lingkungan dan progresif.

​Ke depan, PT TTL berkomitmen untuk terus mengembangkan digitalisasi HSSE. Langkah ini diambil guna meningkatkan akurasi pengawasan keselamatan kerja serta memperkuat daya saing perusahaan di level global sebagai pelabuhan modern yang mengutamakan faktor manusia dan lingkungan.

Baca Lainnya