Peringati Bulan K3 Nasional, PT Terminal Teluk Lamong Uji Ketangkasan Lewat Lomba Emergency Response 2026
Armand
Kamis, 5 Februari 2026 18:48 WIB
Surabaya, eNews – Dalam upaya memperkuat sistem keselamatan kerja di sektor pelabuhan, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menggelar ajang bergengsi Lomba Emergency Response 2026 pada Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun ini.
Ajang yang berlangsung di area operasional terminal ini diikuti oleh 12 tim tangguh yang merupakan perwakilan dari berbagai divisi internal serta mitra kerja strategis PT Terminal Teluk Lamong.
Simulasi Nyata di Area Pelabuhan
Berbeda dengan latihan biasa, lomba ini dirancang dengan skenario yang menyerupai kondisi nyata di lingkungan pelabuhan. Para peserta diuji dalam dua kategori keterampilan utama yang sangat krusial:
- Pemadaman Kebakaran: Menguji ketangkasan tim dalam mengoperasikan mobil pemadam kebakaran untuk melokalisir api.
- Evakuasi Korban: Menguji kecepatan dan ketepatan koordinasi tim saat melakukan penyelamatan menggunakan tandu.
Manager HSSE PT Terminal Teluk Lamong, Bapak Rivel, yang membuka secara resmi kegiatan ini, menekankan bahwa kecepatan tanpa ketepatan koordinasi akan sia-sia dalam kondisi darurat.
"Melalui kompetisi ini, kami ingin memastikan seluruh divisi dan mitra kerja tidak hanya sekadar tahu prosedur, tetapi benar-benar siap dan sigap. Tujuannya agar penanganan kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan baik," tegas Rivel.
Sinergi untuk Ekosistem K3 yang Profesional
Kegiatan ini merupakan kolaborasi apik antara HSSE TPK Teluk Lamong dengan HSSE Head Office PT Terminal Teluk Lamong. Langkah kolaboratif ini sejalan dengan tema besar Bulan K3 Nasional 2026, yakni “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”
Pihak manajemen berharap, simulasi yang kompetitif ini dapat menumbuhkan insting tanggap darurat yang lebih tajam bagi para pekerja. Area terminal yang memiliki risiko operasional tinggi menuntut setiap personel untuk selalu dalam kondisi siaga (ready to act).
Memperkuat Budaya Keselamatan
Selain sebagai ajang unjuk kebolehan, Lomba Emergency Response ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat budaya K3 di lingkungan pelabuhan. PT Terminal Teluk Lamong berkomitmen bahwa keselamatan bukan hanya sekadar kepatuhan pada aturan, melainkan kebutuhan dasar dalam menjalankan operasional bisnis yang berkelanjutan.
Dengan berakhirnya lomba ini, seluruh peserta diharapkan membawa pulang pemahaman baru dan keterampilan yang lebih terasah guna menjamin keamanan operasional di wilayah PT Terminal Teluk Lamong.
Baca Lainnya
Airlangga: Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Lebih Kuat di Tengah Tekanan Global
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 13 Jam
Sahid Raya Yogyakarta Susun Program Sepanjang 2026, Iftar Nusantara dan Pengajian Akbar Jadi Agenda Ramadan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Hari
Hotel di Yogyakarta Manfaatkan Momentum Imlek dan Ramadan untuk Dongkrak Pariwisata Awal 2026
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 6 Hari
Transformasi Digital & Operasional Pacu Arus Peti Kemas Merauke Naik 13,5%
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 9 Hari
Pulih dari Kendala Alat, Arus Logistik di TPK Kupang Kembali Normal
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 15 Hari
Berbuka Puasa Sambil Healing, Angonjiwo Bawen Usung Konsep Bali di Ramadhan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 16 Hari
Perkuat Keandalan Operasional, Terminal Teluk Lamong Implementasikan 4 ISO Series Secara Terintegrasi
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 17 Hari
Arus Peti Kemas TPK Ambon 2025 Tembus 112 Ribu TEUs, Perkuat Logistik Indonesia Timur
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 17 Hari
Arus Logistik Kalimantan Tengah Menguat, TPK Bagendang Bukukan Pertumbuhan Peti Kemas 4 Persen di 2025
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 18 Hari
