Lawan Curanmor, Polsek Pakal Luncurkan Inovasi "RANMOR PAKAL": Sistem Remote Anti Maling Gratis untuk Warga

Armand
Jumat, 13 Februari 2026 10:56 WIB
Istimewa

 

Surabaya, eNews – Menjawab keresahan masyarakat atas maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Surabaya, Polsek Pakal meluncurkan inovasi preventif yang cerdas dan aplikatif. Di bawah kepemimpinan AKP Mulya Sugiharto, Polsek Pakal menciptakan sistem pengaman yang diberi nama RANMOR PAKAL (Remote Anti Maling Motor Pakal System), Kamis (12/02/2026).

​Langkah inovatif ini merupakan implementasi nyata dari program Polri Presisi serta tindak lanjut arahan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., yang memprioritaskan keamanan lingkungan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Teknologi Sederhana, Dampak Luar Biasa

​Inovasi RANMOR PAKAL lahir dari keprihatinan AKP Mulya terhadap modus operandi pelaku curanmor yang semakin canggih dan terorganisir. Sistem ini merupakan pengaman tambahan berbasis remote control yang dirancang agar mudah digunakan oleh siapa saja, namun tetap efektif melumpuhkan niat jahat pelaku kriminal.

​“Kami merancang sistem ini dengan konsep yang sederhana dan berbiaya terjangkau agar bisa diterapkan secara luas. Ini adalah langkah preventif agar masyarakat memiliki perlindungan ekstra pada kendaraannya,” jelas Kapolsek Pakal, AKP Mulya Sugiharto.

Distribusi Gratis Tahap Awal

​Sebagai wujud keberpihakan Polri kepada masyarakat, pada tahap awal ini Polsek Pakal telah membagikan dan memasang sebanyak 150 unit remote pengaman secara gratis pada motor milik warga di wilayah Kecamatan Pakal.

​Kehadiran teknologi ini disambut gembira oleh warga yang selama ini merasa was-was saat memarkirkan kendaraan mereka. Dengan adanya sistem remote ini, motor tidak akan bisa dinyalakan oleh kunci duplikat atau kunci T tanpa menonaktifkan pengaman melalui remote khusus.

Menuju Model Pencegahan Berkelanjutan

​AKP Mulya menegaskan bahwa penanganan kriminalitas tidak bisa hanya mengandalkan tindakan represif atau penangkapan saja, melainkan harus diperkuat dengan strategi preventif yang inovatif dan partisipatif.

​“Harapannya, melalui RANMOR PAKAL, kami menunjukkan komitmen Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Inovasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai model pencegahan curanmor yang berkelanjutan di wilayah lain,” pungkas AKP Mulya.

 

​Melalui terobosan ini, Polsek Pakal tidak hanya menghadirkan rasa aman secara fisik, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat bahwa kepolisian hadir sebagai pelindung yang solutif di tengah dinamika sosial yang ada.

Baca Lainnya