Perkuat Kondusivitas Kota, Pemuda Muhammadiyah Sukomanunggal Hadiri Deklarasi Anti Premanisme di Balai Kota Surabaya

yupan
Rabu, 31 Desember 2025 15:27 WIB
Wakil Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Sukomanunggal Surabaya, Muhammad Fajar (tiga dari kanan) turut hadir dalam doa bersama dan deklarasi anti premanisme. (Istimewa)

 

Surabaya, eNews – Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kota Surabaya menggelar agenda penting bertajuk "Doa Bersama dan Deklarasi Anti Premanisme" yang dipusatkan di Halaman Balai Kota Surabaya, Jalan Taman Surya No. 1, pada Rabu (31/12/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk jajaran organisasi kepemudaan.

​Hadir di tengah barisan massa, delegasi dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Sukomanunggal Surabaya. Kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Kota Pahlawan.

Komitmen Terhadap Keamanan Kota

​Wakil Ketua PCPM Sukomanunggal, Muhammad Fajar, menyatakan bahwa, partisipasi Pemuda Muhammadiyah dalam deklarasi ini adalah wujud tanggung jawab moral pemuda dalam menjaga marwah kota dari praktik-praktik premanisme yang meresahkan.

​"Tujuan kami mengikuti kegiatan ini adalah untuk menyatukan visi dengan Pemerintah Kota Surabaya dan aparat keamanan bahwa tidak ada tempat bagi premanisme di kota ini. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menebarkan nilai-nilai kesantunan dan ketertiban," ujar Muhammad Fajar kepada awak media eNews.id, Rabu (31/12).

Harapan untuk Surabaya yang Lebih Inklusif

​Lebih lanjut, Fajar mengungkapkan harapannya agar deklarasi ini tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih erat antara pemuda dan pemerintah.

​"Harapan kami, melalui doa bersama dan deklarasi ini, Surabaya ke depannya menjadi kota yang semakin aman, inklusif, dan damai bagi setiap warganya untuk beraktivitas. Kami ingin Pemuda Muhammadiyah terus berkontribusi dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di Sukomanunggal, agar masyarakat merasa terlindungi," tambahnya.

Sinergi di Balai Kota

​Acara tersebut diisi dengan pembacaan ikrar anti premanisme secara serempak dan doa lintas agama untuk keselamatan bangsa di tahun yang akan datang. Berdasarkan surat undangan resmi, setiap elemen diimbau untuk menghadirkan anggotanya guna memperkuat barisan deklarasi ini.

​Dengan semangat sinergi ini, Pemuda Muhammadiyah Sukomanunggal berkomitmen untuk terus mengawal hasil deklarasi tersebut melalui program-program kepemudaan yang positif dan edukatif di lingkungan masyarakat.

Baca Lainnya