Tarawih Perdana Masjid At-Taqwa Pogot Membludak, Ustadz Arifin Ajak Jamaah Istiqamah
yupan
Selasa, 17 Februari 2026 22:38 WIB
Surabaya, eNews - Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti kawasan Kenjeran saat ribuan umat Muslim memadati Masjid At-Taqwa Pogot untuk melaksanakan shalat tarawih perdana, Selasa malam (17/2).
Masjid dua lantai yang berlokasi di Jalan Pogot No. 1–3 Surabaya tersebut tampak tak mampu menampung antusiasme jamaah yang meluber hingga ke area luar bangunan.
Dengan kapasitas sekitar 800 orang, masjid tersebut dipenuhi "lautan manusia" dari berbagai penjuru. Kehadiran jamaah yang berbondong-bondong sejak sebelum waktu Isya menjadi potret nyata kerinduan umat akan atmosfer spiritual bulan suci Ramadhan 1447 H.
Permohonan Maaf dan Apresiasi Takmir
Melihat kondisi jamaah yang sangat padat hingga ke teras dan area parkir, Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Pogot, Ustadz Muchamad Arifin, menyampaikan permohonan maaf sekaligus apresiasinya dalam sambutan sebelum shalat dimulai.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan karena kondisi yang sangat sesak malam ini. Membludaknya jamaah benar-benar di luar perkiraan kami. Namun, kami sangat berterima kasih atas kepercayaan jamaah kepada Masjid At-Taqwa. Ini adalah amanah besar bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas," ujar Ustadz Arifin.
Menurutnya, fenomena ini adalah pertanda baik bahwa masjid masih menjadi pusat kebersamaan dan ruang utama bagi umat untuk mencari ketenangan batin serta mempertebal iman.
Pesan Istiqamah: Jangan Hanya Ramai di Awal
Dalam renungan singkatnya, Ustadz Arifin mengingatkan para jamaah agar kobaran semangat di malam pertama ini tidak padam seiring berjalannya waktu. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam beribadah hingga penghujung Ramadhan.
"Mari kita jaga semangat ini agar tidak hanya ramai di awal. Mari kita istiqamah hingga akhir. Rasulullah SAW menjanjikan bahwa siapa yang menegakkan Ramadhan dengan iman dan penuh harap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu," pesannya.
Simbol Persatuan Hati
Saf-saf yang rapat dan doa yang terucap serentak malam itu seakan menjadi simbol bahwa Ramadhan adalah perjalanan panjang menuju ampunan Allah SWT. Pihak takmir berharap, suasana khusyuk ini dapat terus terjaga di malam-malam berikutnya.
Malam pertama di Masjid At-Taqwa Pogot telah memberikan pesan mendalam: bahwa rumah Allah akan selalu cukup luas untuk menampung doa, tobat, dan harapan hamba-Nya. Kini, tantangan bagi para jamaah adalah menjaga nyala api semangat tersebut tetap hidup hingga meraih kemenangan yang fitri.
Baca Lainnya
Mahasiswa Umsura Gagas "MAFATHIR": Transformasi Spiritual untuk Kebangkitan Peradaban di Masjid Al-Ikhlas
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Jam
Hilal Tidak Terlihat di 21 Titik Jawa Timur, Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Jatuh pada Kamis 19 Februari
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Jam
Sambut Ramadhan, Masjid Faqih Oesman UMG Bedah Strategi Menjadi "Juara" di Bulan Mulia
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 4 Hari
Sambut Ramadhan dengan Ilmu dan Amal, SMP Muhammadiyah 16 Surabaya Gelar Tarhib di Masjid Al Mukhlis
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 5 Hari
Sempurnakan Teori dengan Praktik, KBIHU Muhammadiyah Surabaya Gelar Simulasi Manasik Haji dan Umrah
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
Puasa, Khauf dan Raja': Kesadaran Spiritual dan Realitas Sosial Dalam Kitab Hikam Ibnu Atha'illah As-Sakandari
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 8 Hari
Bekali Ibadah Sejak Dini, Ratusan Siswa Kelas XII SMAMDA Surabaya Ikuti Ujian Praktik Manasik Haji
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 8 Hari
Lautan Nahdliyin Padati Gajayana, Kakanwil Kemenag Jatim Dampingi Presiden Prabowo dalam Mujahadah Kubro Satu Abad NU
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 9 Hari
Sekjen Kemenag Tegaskan Guru Madrasah Kunci Transformasi Bangsa, Dorong Tata Kelola dan Kesejahteraan di Surabaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 10 Hari
